Perda KLA Jogja Segera Disahkan, Perlindungan Anak Diperkuat
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
Ilustrasi makan siang gratis anak sekolah dengan menu bergizi - StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menggandeng Sari Husada sebagai penyedia untuk pilot project program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Prabowo-Gibran. Hingga saat ini Sari Husada masih mengkaji realisasi program tersebut.
Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto menuturkan pihaknya bersama dengan penyedia yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Pusat telah menyusun program makan siang gratis untuk anak-anak sekolah di Bantul.
Nugroho menuturkan ada tiga sekolah yang ada di Tamantirto, Bantul akan menjadi pilot project program makan siang gratis, yaitu SDN Tlogo, SDN Brajan, dan SDN Ngebel. Nantinya pilot project program tersebut akan menyasar pada sekitar 500 orang anak.
Mantan Kepala Dinas Kebudayaan Bantul tersebut mengaku masih ada beberapa sekolah yang dipertimbangkan untuk diuji cobakan dalam program pilot project makan siang gratis.
Dia berharap program tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi anak anak sekolah yang ada di Bantul. Nugroho menyebut pilot project program makan siang gratis rencananya dilakukan selama tiga bulan pada Oktober-Desember 2024.
Meski begitu, Nugroho enggan berkomentar banyak terkait dengan pelaksanaan program makan siang gratis tersebut.
BACA JUGA: Anggaran Makan Siang Gratis Masih Berpotensi Mengalami Perubahan
Sementara Perwakilan Sari Husada, Kiki menuturkan pihaknya sebagai perusahaan yang ditunjuk untuk menyediakan program makan siang gratis tersebut tengah merancang program tersebut.
“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produk nutrisi tentu kami ingin berkontribusi terhadap program-program untuk meningkatkan status gizi anak Indonesia,” katanya.
Dia menuturkan ada beberapa program yang tengah dijajaki saat ini. “Ada beberapa program yang sedang dijajaki, tetapi karena komitmen dengan mitra kami, saat ini kami belum bisa menyampaikan informasi detail tentang program yang sedang disiapkan dan dijajaki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.
512 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam keracunan MBG. DPR meminta pengawasan dan koordinasi Kemenag, BGN, serta pemda diperkuat.
Harga cabai merah besar di tingkat petani Bantul anjlok menjadi Rp8.000 per kilogram akibat pasokan melimpah saat panen bersamaan.
Bobot TKA dalam SNBP 2027/2028 berpeluang meningkat setelah evaluasi pelaksanaan TKA 2026 dan pembahasan MRPTNI.
Seto Nurdiantoro dipercaya menjadi Direktur PSS Muda Akademi untuk memperkuat pembinaan dan mencetak talenta baru bagi PSS Sleman.
Bencana Nepal-China menewaskan 1.130 orang. Pakar mengingatkan risiko pembangunan bendungan besar di kawasan pegunungan Himalaya.