Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Tumpukan sampah di trotoar jembatan Juminahan meluber ke bahu jalan, Selasa (15/10/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Tumpukan sampah liar terus muncul dan hilang di Kota Jogja. Yang terbaru muncul sampah liar di pinggir jalan di Jembatan Juminahan, Suryatmajan, Danurejan, Kota Jogja. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja sudah mendapat laporan ini dan menindaklanjutinya.
Dari pantauan harianjogja.com Selasa (15/10/2024), tumpukan sampah tersebut lumayan banyak, memenuhi satu titik trotoar hingga meluber ke bahu jalan.
Hal ini menyebabkan pejalan kaki terhalang ketika hendak lewat dan membahayakan kendaraan bermotor yang melintas.
Bau menyengat timbul akibat tumpukan sampah ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tumpukan sampah tersebut sudah muncul dalam beberapa hari terakhir. Dari yang awalnya hanya sedikit, lama-lama menjadi cukup banyak.
Ketua Tim Kerja Operasional Penanganan Persampahan DLH Kota Jogja, Riyanto, mengaku jawatannya telah mengangkut sampah liar setiap hari, namun tetap muncul kembali. “Pengakutan dari DLH Kota Jogja. Setiap pagi kami ambil,” ujarnya.
Maka untuk mengantisipasi munculnya lagi atau bertambahnya sampah liar di lokasi tersebut, ia telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Jogja agar menindak orang yang membuang sampah sembarangan. “Ini tahap kita sampaikan ke Satpol PP agar ada penertiban berkaitan pembuangan sampah liar,” katanya.
BACA JUGA: Pemda DIY Sepakat Bahas Kajian Tarif dan Regulasi Layanan Bareng Pengemudi Ojol
Anggota Forum Pengamat Independen (Forpi) Kota Jogja, Baharuddin Kamba, meminta DLH Kota Jogja untuk segera mengangkut sampah-sampah yang menumpuk di jembatan tersebut. “Jika tidak segera diangkut, selain menimbulkan bau tak sedap juga mengganggu para pejalan kaki yang melintasi jalan tersebut,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga melihat perlu ada tindakan preventif, misalnya perlu ada petugas seperti Linmas yang merupakan warga setempat untuk berjaga-jaga di lokasi tersebut.
“Banner larangan membuang sampah perlu diperbanyak. Jika diperlukan tindakan yustisi seperti sebelumnya ditingkatkan lagi. Harapannya dapat memberikan efek jera,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal SIM Keliling Sleman Jumat 18 September 2026 di MPP, Simmade AMPTA, dan Satpas Polresta. Cek lokasi serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Ratusan warga Desa Pengkok, Kedawung, Sragen menggelar aksi unjuk rasa akibat listrik sering padam saat Magrib selama sebulan terakhir. Mereka menuntut PLN gant
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 18 September 2026 melayani 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Cek jam keberangkatan dan tarifnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 18 September 2026 melayani rute PP dengan tarif Rp12.000. Cek jam keberangkatan dari Malioboro dan Pantai Parangtri
Tim penyidik KPK menggeledah tiga ruangan di kompleks Kementerian ATR/BPN Jakarta dan membawa tiga koper terkait penyidikan suap HGB.