Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Tumpukan sampah di trotoar jembatan Juminahan meluber ke bahu jalan, Selasa (15/10/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Tumpukan sampah liar terus muncul dan hilang di Kota Jogja. Yang terbaru muncul sampah liar di pinggir jalan di Jembatan Juminahan, Suryatmajan, Danurejan, Kota Jogja. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja sudah mendapat laporan ini dan menindaklanjutinya.
Dari pantauan harianjogja.com Selasa (15/10/2024), tumpukan sampah tersebut lumayan banyak, memenuhi satu titik trotoar hingga meluber ke bahu jalan.
Hal ini menyebabkan pejalan kaki terhalang ketika hendak lewat dan membahayakan kendaraan bermotor yang melintas.
Bau menyengat timbul akibat tumpukan sampah ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tumpukan sampah tersebut sudah muncul dalam beberapa hari terakhir. Dari yang awalnya hanya sedikit, lama-lama menjadi cukup banyak.
Ketua Tim Kerja Operasional Penanganan Persampahan DLH Kota Jogja, Riyanto, mengaku jawatannya telah mengangkut sampah liar setiap hari, namun tetap muncul kembali. “Pengakutan dari DLH Kota Jogja. Setiap pagi kami ambil,” ujarnya.
Maka untuk mengantisipasi munculnya lagi atau bertambahnya sampah liar di lokasi tersebut, ia telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Jogja agar menindak orang yang membuang sampah sembarangan. “Ini tahap kita sampaikan ke Satpol PP agar ada penertiban berkaitan pembuangan sampah liar,” katanya.
BACA JUGA: Pemda DIY Sepakat Bahas Kajian Tarif dan Regulasi Layanan Bareng Pengemudi Ojol
Anggota Forum Pengamat Independen (Forpi) Kota Jogja, Baharuddin Kamba, meminta DLH Kota Jogja untuk segera mengangkut sampah-sampah yang menumpuk di jembatan tersebut. “Jika tidak segera diangkut, selain menimbulkan bau tak sedap juga mengganggu para pejalan kaki yang melintasi jalan tersebut,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga melihat perlu ada tindakan preventif, misalnya perlu ada petugas seperti Linmas yang merupakan warga setempat untuk berjaga-jaga di lokasi tersebut.
“Banner larangan membuang sampah perlu diperbanyak. Jika diperlukan tindakan yustisi seperti sebelumnya ditingkatkan lagi. Harapannya dapat memberikan efek jera,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Kecelakaan di Berbah, Sleman, menewaskan seorang pemotor setelah diduga kehilangan konsentrasi dan terpental ke jalur berlawanan.
Pendaki di Bukit Savana Dandaun, kaki Gunung Rinjani, meninggal dunia akibat hipotermia setelah dievakuasi tim SAR gabungan.
Jadwal tradisi Bulan Sura di Bantul 2026 menghadirkan Kirab Ngarak Siwur, Nguras Enceh Imogiri, hingga Merti Dusun Mangir.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 5 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000