Bansos Pangan Dibagikan Lagi di Kulonprogo, Diterima 57 Ribu Lebih Keluarga

Triyo Handoko
Triyo Handoko Kamis, 17 Oktober 2024 18:47 WIB
Bansos Pangan Dibagikan Lagi di Kulonprogo, Diterima 57 Ribu Lebih Keluarga

Suasana penyaluran bansos pangan berupa beras 10 kilogram di Kalurahan Banjarharjo, Kamis (17/10/2024).

Harianjogja.com, KULONPROGO—Bantuan sosial (bansos) pangan berupa 10 kilogram beras kembali dibagikan di Kulonprogo. Bansos pangan ini jadi yang kali kedua didistribusikan pada Oktober ini. Adapun, mekanisme penyalurannya dilakukan di masing-masing kalurahan.

Salah satu kalurahan yang sudah membagikan bansos pangan ini di Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang. Puluhan orang yang jadi penerima bantuan ini antri di Balai Kalurahan Banjarharjo pada Kamis (17/10/2024).

Salah satu penerima bansos pangan ini di Banjarharjo, Supriyanto menerangkan bantuan tersebut sangat membantu keluarganya. "Bantuan beras 10 kilogram ini dapat mengurangi beban pengeluaran kami, setidaknya minimal bisa dipakai untuk 20 hari ke depan," ujar dia, Kamis.

Supriyanto menyebut bantuan beras ini sudah yang kedua diterimanya. Sebelumnya ia menerima pada Agustus lalu. "Keluarga saya ada tiga orang jadi 10 kilogram ini cukup cepat habisnya juga, kami harap kedepan bansos seperti ini makin banyak," kata dia.

BACA JUGA: Bansos Beras Kembali Disalurkan Bulan Ini, Berikut Daftar Penerima di Kabupaten Sleman

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo menyebut bansos berupa beras ini dari Pemerintah Pusat. Program ini dijadwalkan dibagikan selama tiga kali, yaitu Agustus lalu, Oktober ini, dan Desember mendatang.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DPP Kulonprogo, Agus Setiawan menyebut di Kulonprogo terdapat 57.642 keluarga penerima bansos pangan. "Tujuan utama program ini untuk memastikan akses pangan terutama bagi warga tak mampu agar tercukupi," kata dia.
Lewat program bansos pangan ini, jelas Agus, diharapkan tidak ada lagi warga miskin yang kesulitan memenuhi kebutuhannya. "Beras yang disalurkan ini bagian dai cadangan pangan pemerintah, kualitasnya cukup baik untuk konsumsi sehari-hari," ucap Agus.

Agus menyebut bansos ini juga bagian dari strategi pengentasan kemiskinan. "Penerimanya merupakan kelompok ekonomi bawah yang belum menerima bantuan lain, ini bentuk pemerataan dan strategi pengentasan kemiskinan.”

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online