Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ibu Hamil, Wanita Hamil, Kehamilan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2) Kota Jogja bersama Kemantren Pakualaman mendorong pencegahan stunting di masyarakat.
Hal ini salah satunya diwujudkan melalui Workshop Stunting yang telah berlangsung di pendopo Kemantren Pakualaman, Kamis (10/10/2024) lalu. Workshop ini melibatkan Satgas Stunting Kota Jogja, Puskesmas Pakualaman, KUA pakualaman, yang dihadiri Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Kader Posyandu.
BACA JUGA: Serapan APBN untuk Stunting Per September 2024 Capai 80,13%
Kepala jawatan Umum Kemantren Pakualaman, Ari Suryani, menyampaikan dukungan pencegahan stunting peran kader diwilayah sangat diperlukan khususnya mendoreong remaja, ibu hamil dan ibu menyusui untuk makan makanan bergizi, minum obat penambah zat besi dan penambah darah.
“Posyandu sebagai tempat pemeriksaan tingkat pertama setiap bulan di tiap RW, sehingga kadernya diharapkan terus mengajak ibu-ibu yang memiliki batuta dan balita untuk menimbangkan berat badan anaknya dan mengukur tinggi badan anaknya,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Perwakilan Stgas Stunting Kota Jogja, Pipit, mengharapkan semua kader dapat mengajak ibu hamil datang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas dan untuk KUA diharapkan dapat menginput data calon pengantin melalui aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil).
“Elsimil merupakan aplikasi elektronik siap nikah dan hamil, yang digunakan untuk menilai status gizi calon pengantin tiga bulan sebelum menikah. Hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya remaja calon Pasangan Usia Subur yang memiliki status gizi kurang atau anemia,” paparnya.
Status gizi yang kurang pada remaja atau calon pengantin meningkatkan resiko kejadian stunting pada balita. Maka pencegahan stunting dari hulu yaitu yang dilakukan pada saat remaja atau tiga bulan sebelum menikah sangat penting dilakukan.
Kepala Puskesmas Pakualaman, Nike Indrawati, menyampaikan jika ada ibu hamil di Kemantren Pakualaman hendaknya sedini mungkin memeriksakan kehamilannya di Puskesmas agar terpantau dalam kehamilannya sampai anak nanti lahir.
“Untuk Stunting di Kemantren Pakualaman semua punya riwayat berat badan kurang dan penyakit penyerta lainnya. Sehingga Posyandu mempunyai peran strategis untuk melaporkan kondisi anak anak di wilayah masing masing di Puskesmas Pakualaman,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.