Puncak Musim Hujan Diprediksi Terjadi pada Februari 2025, Warga Diminta Waspada Peralihan Musim

Yosef Leon
Yosef Leon Senin, 21 Oktober 2024 14:07 WIB
Puncak Musim Hujan Diprediksi Terjadi pada Februari 2025, Warga Diminta Waspada Peralihan Musim

Foto ilustrasi La Nina - Foto dibuat oleh AI/StockCake

Harianjogja.com, JOGJA–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi DIY menyebut musim hujan di wilayah setempat diperkirakan akan dimulai pada dasarian ketiga Oktober hingga dasarian pertama November 2024.

"Secara umum, sifat hujan selama musim hujan 2024/2025 di DIY diprediksi normal. Puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Februari 2025, kecuali di wilayah Kulon Progo bagian tengah dan selatan yang diperkirakan lebih awal, yakni pada Desember 2024," jelas Kepala Kelompok Data dan Informasi Etik Setyaningrum, Senin (21/10/2024).

BACA JUGA: Izin Gubernur DIY Sudah Turun, TPST Donokerto Sleman Mulai Dibangun

Menurut Etik, dasarian II Oktober 2024 cerah hujan di sejumlah titik DIY masih bersifat ringan sampai pada dasarian III Oktober. Kemudian pada dasarian I November 2024 curah hujan mulai meningkat menjadi intensitas sedang di sejumlah titik.

BMKG mengimbau masyarakat DIY untuk tetap waspada, terutama pada periode peralihan musim atau masa pancaroba yang diperkirakan terjadi pada pertengahan September hingga Oktober 2024. Pada periode ini, potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung, dan bahkan hujan es perlu diantisipasi.

"Untuk menghadapi musim hujan, masyarakat diharapkan melakukan langkah-langkah mitigasi bencana, seperti membersihkan saluran air, memangkas dahan pohon, dan memastikan kekuatan bangunan," kata Etik.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online