Astra Financial dan OJK Latih 1.000 Penggerak Literasi Keuangan
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.
Pj Bupati Sleman Kusno Wibowo - ist
SLEMAN—Hujan yang masih belum merata di Kabupaten Sleman mengakibatkan sejumlah pedukuhan mengalami krisis air bersih. Kondisi tersebut tergambarkan dari laporan warga di Pedukuhan Jonggrangan, Kalurahan Sendangrejo, Kapanewon Minggir.
Menanggapi laporan situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sigap melakukan tindak lanjut dengan mengirimkan bantuan (dropping) air bersih sebanyak 5.000 liter pada Kamis (10/10/2024). Air bersih tersebut didistribusikan di dua RT masing-masing sebanyak 2.500 liter.
Tidak hanya di Jonggrangan, BPBD Sleman juga menyalurkan air bersih sekaligus menyerahkan hydrant umum kepada Pedukuhan Minggir 2, Pedukuhan Kergan, Pedukuhan Kliran, Pedukuhan Tengahan, Pedukuhan Dukuhan dan Pedukuhan Nanggulan. “Saran dan masukan dari masyarakat merupakan bentuk kepedulian atas pelayanan publik di Kabupaten Sleman. Kami, selalu siap menerima aduan, saran, maupun masukkan terkait kebutuhan masyarakat,” ujar Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Sleman, Kusno Wibowo, Rabu (23/10/2024).
Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kanal aduan dengan mudah melalui berbagai kanal baik SMS/ WA di nomor 08112595000, aplikasi Lapor Sleman dan Call Center di 0274-868405 ext 7900, atau melalui akun media sosial resmi Pemkab Sleman baik Instagram (@kabarsleman), Fanpage (Pemkab Sleman), akun X (@kabarsleman) dan website di www.slemankab.go.id. “Sebagai upaya ngaruhke kebutuhan warga Sleman, akhir pekan ini kami mengundang warga Sleman pada kegiatan Sapa Aruh Warga Sleman di acara Car Free Day [CFD] yang digelar di Lapangan Pemda Sleman,” ujarnya.
BACA JUGA: Dugaan Politik Uang, Salah Satu Calon Wakil Bupati di Pilkada Sleman Dipanggil Bawaslu
Merujuk pada bahasa Jawa, Sapa Aruh bermakna saling menyapa. Agenda ini menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk menyampaikan unek-unek atau keluhan dan masukan secara langsung kepada Pjs Bupati Sleman dan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sleman.
Sapa Aruh Warga Sleman bakal digelar pada Minggu (27/10/2024) dan Minggu (3/11/2024). “Kami siap hadir di Lapangan Pemda Sleman untuk mendengarkan dan berdiskusi dengan warga Sleman untuk bersama-sama mencari solusi atas permasalahan yang dijumpai,” ujar Kusno.
Layanan ini gratis, tidak dipungut biaya sepeserpun. Tidak ada persyaratan yang harus dipenuhi masyarakat. Warga cukup datang ke Lapangan Pemda Sleman pada pukul 06.00 WIB- 09.00 WIB.
Tak hanya menyampaikan keluhan dan masukan, masyarakat dapat sekaligus berolahraga bersama keluarga di area Lapangan Pemda Sleman. Jangan lupa, bawa uang secukupnya untuk menikmati jajanan UMKM di seputar lapangan Pemkab Sleman sembari bersantai dengan keluarga.
“Mangga, ajak teman, saudara, ataupun tetangga untuk bersama menyampaikan unek-unek di Sapa Aruh Warga Sleman, sebagai upaya bersama membangun Sleman menjadi rumah bersama yang nyaman,” kata Kusno. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.
IHSG menguat 0,40 persen ke 6.462,43 saat pasar mencermati respons BI setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 bps.
Polresta Sleman menyiapkan gelar perkara dugaan kekerasan seksual terhadap anak untuk menentukan peningkatan kasus ke tahap penyidikan.
Warga Kalibawang mendukung rencana RSUD di utara Kulonprogo dan siap melepas lahan dengan syarat UGR wajar serta tenaga kerja lokal dilibatkan.
Buruh DIY meminta jaminan pesangon masuk RUU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam audiensi dengan Pemda DIY, Kamis (17/9/2026).
Kejagung akan melimpahkan Febrie Adriansyah dan dua tersangka lain ke Kejari Jaksel setelah berkas perkara dinyatakan P-21.