Peredaran Rokok Ilegal di DIY Naik, 412.000 Batang Dimusnahkan
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ilustrasi kerja sama/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Hubungan bilateral DIY dengan Prancis terus diperkuat. Hal ini diupayakan dengan kunjungan Penasihat Urusan Agama Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis, Jean Christophe Peaucelle ke Jogja pada Jumat (25/10/2024).
Kunjungan ini menandai upaya Prancis untuk mempererat kerja sama dengan DIY, terutama dalam bidang keagamaan, kebudayaan, dan pendidikan.
Dalam pertemuan dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Peaucelle menyampaikan kekagumannya terhadap toleransi yang tinggi di DIY.
Menurutnya, nilai-nilai toleransi yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Jogja menjadikannya sebuah model yang menarik bagi dunia internasional. "Jogja adalah kota yang sangat istimewa. Kami melihat potensi besar untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, terutama dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi dan saling pengertian antaragama," kata Peaucelle.
Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY Agus Priono mengatakan salah satu poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah peningkatan kerja sama di bidang pendidikan.
Sultan menyambut baik usulan untuk memfasilitasi mahasiswa DIY melanjutkan studi S3 di Prancis. Dia juga menekankan pentingnya pertukaran budaya antara kedua negara. "Kami berharap Lembaga Indonesia Perancis (LIP) dapat lebih aktif lagi dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pertukaran pelajar dan dosen dapat memperkaya wawasan dan mempererat hubungan antara kedua negara," ujar Agus.
BACA JUGA: Lestarikan Kerajinan Perak, Kemantren Kotegede Jajaki Kerja Sama dengan Universitas
DIY memang dikenal sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai-nilai pluralisme. Dialog lintas agama telah menjadi agenda rutin di Jogja melibatkan berbagai agama dan kepercayaan.
Agus menyebutkan bahwa DIY telah beberapa kali menyelenggarakan dialog lintas agama dengan negara-negara Eropa, seperti Jerman dan Amerika Serikat. "Kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan negara-negara lain dalam mempromosikan dialog antaragama," tambahnya.
Kerja sama antara Prancis dan DIY memiliki potensi yang sangat besar. Selain dalam bidang keagamaan dan pendidikan, kedua belah pihak juga dapat bekerja sama dalam bidang pariwisata, ekonomi kreatif, dan penelitian. "Kunjungan ini merupakan langkah awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara Prancis dan DIY," kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah mengintegrasikan MBG dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk ketahanan pangan. Pengamat menilai tata kelola dan keamanan pangan masih menjadi tantanga
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.