Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Foto ilustrasi petugas saat mengecek armada bus. - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA–Bus pariwisata atau angkutan umum wisata menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam berwisata karena kapasitas yang besar, dapat menguatkan kebersamaan selama di jalan, lebih praktis, dan lebih efisien dari segi biaya.
Namun beberapa kejadian kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata sempat membuat khawatir masyarakat, bahkan beberapa waktu lalu sejumlah daerah sempat melarang study tour ke luar daerah sebagai dampak kecelakaan bus pariwisata.
Dinas Perhubungan Bantul menyatakan bahwa berwisata menggunakan angkutan umum atau angkutan pariwisata tetap aman selama masyarakat atau pengguna tahu cara memilih bus atau kendaraan yang memiliki kualitas layanan yang baik.
Dilansir dari laman instagram resmi Dinas Perhubungan Bantul, berikut cara memilih angkutan umum atau angkutan pariwisata termasuk bus
BACA JUGA: Sekolah Diminta Lebih Cermat Pilih Bus Pariwisata untuk Study Tour
Ketika melakukan pemesanan melalui Event Organizer atau Perusahaan Angkutan supaya menanyakan dan meminta data kendaraan yang ditawarkan atau yang akan digunakan dengan cara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.