Cek Kesehatan Anak Sekolah Jogja: Karies Gigi Dominan
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Pasar Ramadan Kauman
Harianjogja.com, JOGJA —Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memetakan sejumlah titik rawan kemacetan selama Ramadan 2026. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Dishub menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional di beberapa kawasan.
Kepala Dishub Kota Jogja, Agus Arif, menyebut sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan selama Ramadan berada di kawasan Jogokariyan, Kauman, dan Nitikan. Wilayah tersebut kerap menjadi pusat aktivitas penjualan makanan dan takjil, sehingga memicu lonjakan arus lalu lintas pada sore hingga malam hari.
“Pemetaan ini kami lakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Agus, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara fleksibel menyesuaikan kondisi di lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk mengurai kemacetan yang hampir setiap tahun terjadi ketika aktivitas jual beli takjil mulai ramai menjelang waktu berbuka puasa.
Selain pengaturan arus lalu lintas, Dishub Kota Jogja juga menyiapkan sarana parkir tambahan di sekitar lokasi rawan kemacetan. Penambahan kantong parkir tersebut ditujukan untuk mengakomodasi meningkatnya mobilitas warga yang datang berbelanja selama Ramadan.
Agus menambahkan, selama Ramadan pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan acak terhadap kendaraan angkutan penumpang maupun barang. Pemeriksaan ini meliputi kelengkapan administrasi, kondisi kendaraan, serta kesiapan pengemudi agar tetap memenuhi standar keselamatan.
“Uji KIR bukan untuk mempersulit, tetapi untuk memberikan kepastian bahwa kendaraan angkut barang dan jasa benar-benar dalam kondisi layak jalan, baik kendaraannya maupun pengemudinya,” katanya.
Dia mengungkapkan, dalam pemeriksaan sebelumnya di kawasan Jalan Veteran, masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang uji KIR-nya tidak aktif. Padahal, uji KIR menjadi instrumen penting untuk memastikan kendaraan aman digunakan di jalan.
“Tujuan utama kami memastikan kelancaran lalu lintas, keselamatan pengguna jalan, serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.