Sampah Visual di Jogja Harus Ditertibkan, Jangan Tunggu Laporan Warga
Penataan sampah visual di Jogja diminta dilakukan berkelanjutan. Sumbo Tinarbuko meminta penertiban reklame liar tak menunggu aduan warga.
Lokasi Parkir Malioboro di Kotabaru, tempat parkir hasil relokadi dari TPA ABA - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mendorong keterlibatan pihak swasta dalam penyediaan kantong parkir untuk mengurangi tekanan lalu lintas di kawasan Malioboro. Upaya ini dinilai penting mengingat keterbatasan lahan parkir membuat area sirip di sekitar Malioboro kerap dipadati kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, mengatakan persoalan parkir di Malioboro bukanlah hal baru karena sejak awal kawasan tersebut memang tidak dirancang memiliki area parkir khusus.
“Sebenarnya Malioboro memang tidak ada parkir. Jadi ada kendaraan lewat atau tidak, polanya tetap parkir dulu baru jalan ke toko,” ujarnya di Balai Kota Jogja, Kamis (4/12/2025).
Agus menjelaskan Pemkot Jogja kini sedang memetakan potensi lahan yang bisa dimanfaatkan sebagai Tempat Khusus Parkir (TKP) yang dikelola swasta. Pemerintah memberikan kemudahan perizinan bagi investor yang ingin membuka kantong parkir di kawasan tersebut.
Ia menyebut tarif parkir swasta bisa mencapai hingga lima kali lipat dari tarif parkir pemerintah sehingga peluang investasinya cukup besar.
“Kami proaktif sounding ke pemilik lahan. Silakan dibuat kantong parkir, perizinannya sederhana. Ini jadi peluang investasi, bukan hanya hotel dan restoran,” katanya.
Strategi Mengurangi Tekanan ke Malioboro
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, mengatakan pengembangan kantong parkir merupakan bagian dari strategi pengurangan tekanan kendaraan di kawasan Malioboro. Pertimbangan ini semakin mengemuka setelah uji coba pembatasan lalu lintas awal Desember lalu yang menyisakan persoalan kebutuhan lahan parkir.
“Arahan beliau [Gubernur DIY] supaya tekanan terhadap Malioboro itu berkurang. Parkir di Giwangan nanti bisa dihidupkan kembali,” ujarnya.
Dengan keterbatasan lahan parkir yang ada, Pemkot Jogja tidak berencana menggelar Malioboro full pedestrian pada akhir tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penataan sampah visual di Jogja diminta dilakukan berkelanjutan. Sumbo Tinarbuko meminta penertiban reklame liar tak menunggu aduan warga.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Stasiun Gambir akan melayani KRL dan kereta jarak jauh. Transformasi ini menjadikannya hub transportasi terintegrasi di Jakarta.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Aturan diperketat untuk cegah kecurangan KK tempel.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.