Produksi Ikan Budidaya Sleman Tembus 29.167 Ton hingga Juni 2026
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Ilustrasi/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Gunungkidul menyampaikan bahwa penyaluran dana desa (DD) sebesar Rp176 miliar telah tersalurkan ke 144 kalurahan di Gunungkidul.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat DPMKPPKB Gunungkidul, Khoiru Rahmat mengatakan penyaluran DD tahap kedua selesai pada Oktober 2024. Penyaluran DD ini termasuk lancar. Hanya, Dinas sempat mendorong beberapa kalurahan untuk segera menyerap DD tahap II.
BACA JUGA: Serapan Dana Desa di 75 Kalurahan di Bantul Rata-Rata Mencapai 66 Persen
Dinas juga melakukan monitoring evaluasi (monev) terhadap penggunaan DD. Monev digelar dengan menggandeng Pemerintah Kapanewon dan teman pendamping kalurahan.
Pencairan DD tahap I dilakukan akhir Februari 2024 dan tahap kedua pada April 2024 dengan proporsi yang berbeda. Aturan ini termuat dalam Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No. 145/2023 tentang Pengelolaan Dana Desa.
Pada Pasal 22 disampaikan bahwa penyaluran dana desa yang tidak ditentukan penggunaannya dilakukan dalam dua tahap dengan ketentuan tahap I sebesar 40% dan tahap II sebesar 60%.
Selain itu, penyaluran dana desa yang tidak ditentukan penggunaannya untuk Desa berstatus Desa mandiri dilakukan dalam dua tahap dengan ketentuan tahap I sebesar 60% dan tahap II 40%.
“Laporan pertanggungjawaban penggunaan DD satu tahun dan pengerjaan pekerjaan nanti hingga akhir 2024,” kata Khoiru dihubungi, Rabu, (30/10).
Adapun laporan pertanggunjawaban bulan disampaikan tiap tanggal 10 bulan berikutnya. Khoiru mengaku pekerjaan fisik harus segera diselesaikan. Selain mengejar tenggat waktu, saat ini sudah masuk musim hujan meski curah hujan belum merata.
Penggunaan DD telah diatur dalam Permen Keuangan Nomor 146 Tahun 2023 tentang Pengalokasian Dana Desa Setiap Desa, Penyaluran, dan Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024.
Lurah Baleharjo, Agus Sulistyo mengatakan ada lima program wajib penggunaan DD, yaitu ketahanan pangan, bantuan langsung tunai (BLT), stunting, Posyandu, dan pembangunan fisik. "DD itu kami dapat Rp1,07 miliar. Tidak banyak kalau untuk pembangun fisiknya. Hanya untuk aspal, ruang kantor, lapangan,” kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Polresta Sleman meningkatkan penanganan dugaan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa UAD saat KKN ke tahap penyidikan. Pemeriksaan saksi dijadwalkan berla
Uni Eropa menginvestasikan 10 miliar euro atau sekitar Rp207 triliun untuk membangun tujuh pabrik AI raksasa. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat posisi Eropa
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi agregator produk UMKM dan kebutuhan pokok. Produk dari Bantul dan Sleman berpeluang dipasarka
Filipina bangkit dari tertinggal dan gulung Laos 4-1. Kartu merah di menit 12 ubah jalannya laga. Klasemen Grup A makin ketat.
Maestro seni rupa Indonesia Nasirun meninggal dunia pada usia 60 tahun. Sahabat dan kolega mengenang hari-hari terakhir, tawa, serta warisan besar yang ditingga