HUT ke-18 Harian Jogja, Perkuat Transformasi
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat
Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul mewaspadai potensi pembuangan sampah dari Kota Jogja yang masuk ke Bantul. Hal ini dilakukan setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memutuskan bakal menerapkan kebijakan retribusi sampah berdasarkan bobotnya beberapa waktu mendatang.
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho menilai kebijakan tersebut dikhawatirkan akan meningkatkan pembuangan sampah liar dari Kota Jogja ke Bantul.
"[Kebijakan retribusi sampah berdasarkan bobot] Berpotensi masuk sampah ke wilayah Bantul," katanya, Senin (4/11/2024).
Sebelumnya sampah dari Kota Jogja diduga masuk ke wilayah Argodadi, Bantul pada Oktober 2024. Dalam kasus tersebut, diduga sampah dari Kota Jogja diangkut menggunakan truk untuk ditimbun di pinggir Sungai Progo.
Bambang mengaku kasus tersebut masih didalami pihaknya. Bambang enggan menyebut sanksi yang diterapkan pada pembuang sampah tersebut. "Sedang kami dalami," katanya.
Meski begitu, Bambang mengaku kejadian pembuangan sampah dari Kota Jogja tersebut membuat pihaknya akan mengeluarkan surat edaran agar perangkat kalurahan menggencarkan pengawasan dan antisipasi pembuangan sampah di setiap wilayah.
"Kami sedang buat surat edaran supaya satgas sampah wilayah kalurahan sampai ke bawah bisa mengantisipasi [pembuangan sampah liar] di lingkungan masing-masing," katanya.
BACA JUGA: IPhone 16 Dilarang Dijual di Indonesia, Apple Minta Bertemu Kemenperin
Selain itu, Bambang menyebut selama ini pembuangan sampah di perbatasan wilayah Bantul dengan Kota Jogja telah marak terjadi. Pembuang sampah disana beberapa diketahui merupakan warga Kota Jogja. Beberapa lokasi yang marak ditemukan pembuangan sampah liar dari Kota Jogja antara lain di Jalan Parangtritis sebelah utara perempatan Druwo, dan Ringroad Selatan sisi timur perempatan Wojo, Tamanan, Banguntapan.
Bambang mendorong agar Satpol PP Bantul dapat gencar melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di sana.
"Kami mendorong Satpol PP dan Satgas [penanganan sampah] wilayah bisa aktif memonitor dan OTT, memberikan denda juga yustisi [kepada pembuang sampah liar]," katanya.
Bambang menyebut hingga saat ini pihaknya terus melakukan pengambilan sampah di wilayah perbatasan Bantul dengan Kota Jogja dua hingga tiga kali seminggu untuk menangani sampah yang dibuang kesana. Dia mengaku, jumlah petugas yang ada untuk mengangkut sampah terbatas. Sehingga dia berharap tindakan serupa tidak terjadi lagi.
Sedangkan Lurah Argodadi, Prayitno menyayangkan pembuangan sampah liar dari Kota Jogja yang masuk ke wilayahnya.
Dia mengaku dugaan pembuangan sampah liar didapat dari aduan warga melalui DLH Bantul yang diteruskan ke Panewu Sedayu pada akhir Oktober 2024.
Saat itu, pihaknya segera mengecek lokasi pembuangan sampah liar tersebut. Disana ditemukan tumpukan sampah yang diduga dari Kota Jogja di pinggir Sungai Progo.
Dia mengaku keberatan dengan pembuangan sampah tersebut, lantaran sampah tersebut dinilai menganggu lingkungan.
"[Kalurhan Argodadi] menolak, karena bau, dan sampah seperti itu wujudnya di jalan ada yang cecer. Apalagi truk yang lewat, baunya tidak bisa dipungkiri," katanya.
Dia mengaku setelah DLH Bantul mendatangi lokasi pembuangan sampah dari Kota Jogja ke wilayahnya, pembuangan sampah liar ke wilayah tersebut sudah dihentikan.
"Sudah tidak ada [pembuangan sampah liar di wilayah Argodadi], karena sudah dihentikan. Itu melanggar aturan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.