Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kepala Dinkop UKM Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo (kedua kiri) bersama sejumlah desainer yang terlibat berfoto di gedung PIDN, beberapa waktu lalu./ist poemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Unit Pelaksana Teknis (UPT) Logam, Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kota Jogja akan menggelar Jogja Design Session (JDS) dengan tema RE-IMAGINED: Today is Yesterday akhir November mendatang di kawasan Kotabaru.
Kepala Dinkop UKM Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, menjelaskan event yang berlangsung pada 30 November hingga 4 Desember 2024 ini berfungsi sebagai wadah inkubasi yang menghubungkan para profesional, penggiat, dan pecinta desain dari berbagai daerah untuk bersama-sama mewarnai Kota Jogja yang dituangkan dalam sebuah desain.
“Ini adalah event pertama yang harapannya akan menjadi kegiatan rutin di setiap tahunnya. Tahun ini akan kita mulai di Kotabaru, bukan tidak mungkin tahun depan akan di cagar budaya lainnya, bisa saja Kraton, Kotagede, Pakualaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (4/11/2024).
JDS akan melibatkan desainer ternama seperti Alfan Kurniawan, Agus Iswahyudi, Bayu Bawono, dan Gati Prasetyo. Para desainer ini akan menampilkan karya-karya inovatif yang berakar pada estetika masa lalu namun tetap relevan di masa kini. Hasil karya mereka akan dipamerkan di Kawasan Kota Baru, sementara prototipe dan dokumentasi proses berkarya dapat dilihat di Gedung Pusat Desain Industri Nasional (PDIN).
BACA JUGA: UPT Logam Jogja Dukung IKM Penuhi Kebutuhan Pasar
“Pameran menjadi salah satu bagian, JDS menyelenggarakan workshop dan seminar. Workshop akan melibatkan kolaborasi akademisi dalam mengangkat topik seputar kepedulian terhadap ruang kota, sedangkan seminar yang terbuka untuk umum, akan menghadirkan para ahli bangunan cagar budaya untuk membahas konservasi dan sinergi antara desain modern dan nilai historis,” tambahnya.
Ia berharap JDS bisa menginspirasi daerah-daerah lain untuk memanfaatkan karya-karya desain yang diciptakan oleh desainer Kota Jogja. Dengan demikian, diharapkan adanya peningkatan minat terhadap desain lokal yang akan membuka peluang ekonomi dan pada akhirnya turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Jogja.
Salah satu desainer yang terlibat, Agus Iswahyudi, akan menghadirkan konsep desain kios khusus untuk UMKM. Hal ini bertujuan untuk mengangkat citra kios di area pedestrian. Menurutnya, citra kios di pedestrian sering kali terkesan seadanya, bahkan tak jarang tampak kurang tertata dengan baik. Ia ingin memberikan sentuhan modern namun tetap mengusung karakteristik unik kawasan Kotabaru.
“Desain kios akan dibuat sedikit modern tanpa melupakan khas Kotabaru. Konsep ini akan dirancang yang apabila digunakan di lokasi lain seperti Kaliurang atau Parangtritis, tetap membawa nuansa khas Kotabaru, jadi mudah dikenali. Dengan demikian, kios-kios ini mampu menonjolkan identitas budaya Jogja di berbagai lokasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.