Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Tanah Kas Desa - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Pemda DIY mendorong upaya penguatan pemanfaatan tanah-tanah kas, baik itu tanah kasultanan (Sultan Grond), kadipaten, maupun kalurahan. Langkah ini sejalan dengan upaya untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono, dalam sambutannya pada Forum Ilmiah Tahunan Ikatan Surveyor Indonesia (FIT ISI) yang digelar di The Alana Yogyakarta Hotel and Convention Center, Rabu (6/11/1024).
Menurut Beny, pemanfaatan tanah-tanah tersebut didasarkan pada nilai-nilai kearifan lokal dan keberpihakan pada rakyat. Tujuan utamanya adalah untuk pengembangan kebudayaan, kepentingan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Pemanfaatan tanah di DIY untuk kesejahteraan masyarakat telah diatur secara khusus dalam Peraturan Gubernur DIY No. 24/2024. Peraturan ini mengatur pemanfaatan tanah kalurahan, terutama untuk sektor pertanian, dengan tujuan memberikan akses ekonomi dan sosial bagi masyarakat miskin," jelas Beny.
BACA JUGA: DLH Kota Jogja Masih Rumuskan Mekanisme Pemungutan Retribusi Sampah di Depo
Lebih lanjut, Beny menjelaskan bahwa Pemda DIY telah menerapkan mekanisme bantuan keuangan khusus (BKK) pertanahan sejak 2022 untuk mendukung pemanfaatan tanah kalurahan. Melalui BKK ini, kalurahan diberikan bantuan langsung yang kemudian dikelola bersama masyarakat.
"Hasil dari BKK pertanahan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung. Sebagai contoh, pada 2024, BKK Pertanahan telah berhasil memberdayakan 471 keluarga miskin. Mereka menggarap dan mengelola lahan seluas 227.132 m2 di 10 kalurahan," katanya.
Ketua Umum ISI Viviani Suhar mengatakan, di era globalisasi dan perkembangan teknologi komunikasi sekarang ini menunjukkan bidang survei dan pemetaan pun mengalami transformasi yang signifikan.
Salah satu inovasi bidang survei yang sangat berperan penting adalah pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
“AI tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pekerjaan kita, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan data dan alat analisis geospasial. Oleh karena itu, saya berharap forum ini dapat menjadi wadah untuk mendiskusikan lebih lanjut mengenai implementasi AI dan bagaimana kita dapat mengoptimalkan teknologi ini dalam berbagai aspek survei dan pemetaan di Indonesia,” katanya.
Viviani pun menuturkan, forum ini juga merupakan ajang yang sangat penting bagi para profesional informasi atau IT di Indonesia untuk berkumpul dan berbagi pengalaman.
Ia meyakini kegiatan ini bisa memperkuat jaringan kerja, membangun kolaborasi dan bertukar gagasan, yang akan mendukung pengembangan keahlian dan kualitas para surveyor secara profesional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.