Padat Karya Sleman 2026 Berlanjut, BKK DIY Masuk Tahap Ketiga
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Ilustrasi lomba lari/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul akan menggelar kompetisi lari terbesar pertama di Bumi Handayani bertajuk Gunungkidul City Run and Walk pada Minggu, (17/11/2024). Total hadiah yang disediakan untuk kompetisi ini mencapai total Rp134 juta.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Gunungkidul, Supriyanto mengatakan gelaran yang menjadi bagian rangkaian Road to Porda XVII 2025 tersebut akan menyuguhkan sejumlah landmark monumen ikonik Kota Wonosari, seperti Pasar Wonosari, Bundaran Taman Bunga, Kodim 0730, RSUD Wonosari, Taman Budaya, hingga Tobong Siyono.
Tujuan dari kompetisi tersebut adalah meningkatkan semangat olahraga masyarakat Gunungkidul, sekaligus sebagai sarana pembinaan bagi atlet remaja Bumi Handayani.
Ada 10 kategori putra dan putri dalam kompetisi tersebut, yaitu mulai pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kabupaten Gunungkidul, lalu masyarakat lokal dan umum.
Pendaftaran kompetisi tersebut dapat dilakukan melalui situs konigunungkidul.id secara cuma-cuma yang dibuka hingga Minggu (10/11/2024). Adapun jumlah pendaftar per Jumat, (8/11/2024) sudah mencapai 1.700 orang.
Lebih jauh, Supriyanto berharap kompetisi tersebut dapat menggerakkan perekonomian daerah mengingat pelibatan UMKM dalam pelaksanaannya.
BACA JUGA: 1.000 Pelari Akan Jajal Rute Menarik di Bagian Timur Kota Jogja
Pengambilan nomor BIB peserta dapat dilakukan pada Sabtu (16/11/2024) di Stand Youth Expo, Alun Alun Wonosari mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB
Para pemenang di setiap kategori akan mendapatkan penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan dengan besaran yang berbeda sesuai kategori.
Kasi Olahraga dan Prestasi Bidang Olaraga Dispora Gunungkidul, Iwan Yuliyanto mengatakan tidak ada batas kuota kompetisi tersebut. “Kami pakai anggaran APBD, jadi tidak ada biaya pendaftaran. Peserta, dengan syarat tertentu, bahkan dapat piagam dan uang pembinaan,” kata Iwan dihubungi, Jumat.
Hanya saja, kata dia peserta tidak mendapat medali dan jersei. Apabila peserta ingin mendapat keduanya, mereka perlu membayar Rp150.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Tiffany Young menutup konser Jakarta dengan Into the New World, lagu debut Girls' Generation yang dirilis pada 2007.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Pemkot Jogja mengevaluasi penerapan KTR di 115 lokasi. Sejumlah tempat masih ditemukan belum memenuhi indikator Perda No.2/2017.
Meta Deskripsi:Jadwal Asian Games 2026, 16 cabang olahraga Indonesia bertanding di Aichi, Tokyo, dan Gifu, termasuk final teqball tunggal putri.