Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Ilustrasi ternak./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 98 ekor sapi milik warga Kulonprogo kini telah terjamin oleh program asuransi hewan ternak. Asuransi ini mendapat subsidi dari Kementerian Pertanian.
Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo menyebut 98 ekor sapi itu mendapat subsidi karena sudah sesuai kuota yang diberikan kementerian. Besaran subsidinya sebesar Rp150 ribu per tahun, sehingga peternak cukup membayar Rp50 ribu.
Kepala Bidang Peternakan DPP Kulonprogo, Eko Sulistyo mengatakan selama tahun ini baru ada satu ekor sapi yang mencairkan klaim asuransi tersebut. Adapun, besarannya, adalah sebesar Rp10 juta per ekor.
Peternak yang mendapat klaim asuransi atas kematian ternaknya itu di Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan. “Sapi itu mati karena penyakit yang memang sudah dijamin dalam asuransi tersebut,” kata Eko, Rabu (13/11/2024).
Eko menerangkan antusiasme peternak mengikuti program ini cukup tinggi. "Dengan 98 sapi yang terjamin asuransi ini cukup tinggi, ke depan akan selalu kami tingkatkan dengan sosialisasi," ucap dia.
BACA JUGA: Minta Setop Tradisi Brandu, Pemkab Gunungkidul: Ikut Asuransi Ternak Saja!
Kuota subsidi asuransi ternak, jelas Eko, juga diupayakan untuk bertambah agar makin banyak peternak yang terbantu lewat program tersebut. "Karena program ini terbukti membuat peternak lebih tenang, menjamin kerugian juga sehingga tentu akan ditingkatkan," ujar dia.
Sementara Kepala DPP Kulonprogo, Drajat Purbadi mendorong lebih banyak peternak mengikuti asuransi dengan penyuluh lapangan. "Terutama lewat petugas Puskeswan di tiap-tiap kapanewon," ucap dia.
Drajat menerangkan lewat program ini serangan terhadap ternak dapat diminimalkan. "Apalagi situasi sekarang seperti ini yang hewan ternak rentan terserang penyakit sehingga sangat penting dan strategis untuk ikut asuransi seperti ini, kami dorong terus peternak agar dapat mengikutinya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan