PDI Perjuangan DIY Peringati 30 Tahun Kudatuli Lewat Panggung Rakyat
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Para pendukung Paslon 02 Harda Kiswaya-Danang Maharsa saat nobar debat di Halaman TVRI Yogyakarta./Istimewa
SLEMAN—Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, mendapat dukungan moral dari ratusan warga Sleman saat menghadiri Debat Publik Putaran 3 yang diselenggarakan di TVRI Yogyakarta, Selasa (12/10/2024) malam.
Mulai pukul 18.30 WIB, warga telah memadati halaman TVRI Yogyakarta di Jalan Magelang km. 4,5, Kutu Dukuh, Sinduadi, Mlati.
Mereka dengan antusias hadir untuk memberikan dukungan kepada pasangan Harda-Danang, menyampaikan harapan untuk masa depan Sleman yang lebih baik.
Sajimin, 48, warga Rejondani, Sariharjo, Ngaglik, bahkan mengajak keluarganya menaiki kendaraan roda tiga untuk nonton bareng di halaman TVRI. "Saya dan keluarga sengaja datang ke sini untuk mendukung Pak Harda dan Mas Danang. Kami ingin Sleman baru yang lebih baik," kata Sajimin yang merupakan penyandang disabilitas dan bekerja sebagai tukang servis barang elektronik keliling.
Dia berharap masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya, terutama dalam hal pendidikan. “Saya berharap anak saya bisa kuliah. Pak Harda Kiswaya dan Mas Danang Maharsa punya program untuk membantu keluarga tidak mampu,” ujar dia.
Senada, Suratmi, 48, warga Sermo, Sumberarum, Moyudan, juga berharap kehidupan yang lebih baik untuk penyandang disabilitas sepertinya. "Semoga Sleman lebih baik di bawah kepemimpinan Pak Harda Kiswaya dan Mas Danang Maharsa," ucap pekerja percetakan yang bekerja di kawasan Denggung, Sleman ini.
Dia juga berharap agar pasangan tersebut dapat memenangkan Pilkada 2024, sehingga aspirasi penyandang disabilitas lebih diperhatikan.
Sementara itu, Ristyawati, warga Karang Kalasan, Tirtomartani, Kalasan, menyoroti peredaran minuman keras (miras) di Sleman.
Sebagai seorang ibu, dia merasa khawatir terhadap dampak miras yang mudah diakses di lingkungannya. "Saya selalu waswas dengan anak-anak jika peredaran miras ini terus dibiarkan," ungkapnya.
Ristyawati berharap pasangan Harda-Danang dapat terpilih dan memberikan solusi nyata atas masalah ini. “Semoga Pak Harda Kiswaya dan Mas Danang Maharsa menang di Pilkada 2024. Saya yakin beliau berdua bisa membereskan masalah miras ini," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.