Perahu Dihantam Ombak Pantai Watulumbung, Nelayan Tenggelam dan Ditemukan Tak Bernyawa

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Kamis, 14 November 2024 15:27 WIB
Perahu Dihantam Ombak Pantai Watulumbung, Nelayan Tenggelam dan Ditemukan Tak Bernyawa

Tim SAR sedang mengevakuasi korban meninggal dunia akibat kecelakaan laut di Pantai Nampu, Kalurahan Balong, Girisubo, Gunungkidul, Kamis (14/11/2024)./Istimewa-SAR Satlinmas

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebuah perahu nelayan terbalik setelah dihantam ombak di perairan Pantai Watulumbung, Kalurahan Balong, Girisubo, Gunungkidul, Kamis (14/11/2024) pukul 07.00 WIB. Akibatnya, Kasimun, 53, nelayan di ada perahu sempat hilang dan akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pukul 13.15 WIB.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan kejadian berawal ketika korban berangkat melaut pukul 06.00 WIB. Kasimun berniat memancing gurita.

Ketika dia sedang memancing, senar pancing melilit di baling-baling mesin tempel yang mengakibatkan mesin macet. Bersamaan dengan matinya mesin, ombak besar menghantam perahu hingga terbalik. “Kalau menurut keterangan saksi ketika dia melihat kejadian tersebut, korban masih berusaha membalikkan perahunya,” kata Sunu, Kamis (14/11/2024).

BACA JUGA: Kronologi Pemancing Jatuh dan Hilang di Pantai Jogan Gunungkidul

Sunu menambahkan Tim SAR langsung menuju ke tempat kejadian setelah mendapat laporan tersebut. Tim tidak mendapati Kasimun. Hanya ada perahu dalam keadaan terbalik. “Kami lalu mencari Kasimun dengan menyelam secara manual,” katanya.

Pukul 12.30 WIB, tim pencarian darat yang berada di atas tebing melihat benda mencurigakan di sisi tepu utara tempat kejadian. Informasi tersebut kemudian mereka teruskan ke tim perahu yang menyisir perairan. Benda tersebut ternyata adalah jasad Kasimin.

Tim mendekat ke jasad dengan berenang, karena posisi korban berada dekat dengan tebing. Korban lantas dievakuasi ke perahu dan dibawa ke Pantai Nampu. “Korban sudah dibawa ke rumah duka,” ucapnya.

Atas kejadian ini, sudah ada dua korban meninggal akibat kecelakaan laut dalam sepekan. Pada Selasa (12/11/2024) seorang pemancing bernama Sukirin, 21, tenggelam di barat Pantai Jogan. “Kami mengimbau agar nelayan mengutamakan keselamatan dengan memantau gelombang dan selalu utamakan prinsip keamanan,” lanjutnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online