Ratusan Galon Bekas Disulap Jadi Media Tanam Padi, DPRD Jogja Minta Ditiru
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengalokasikan anggaran untuk beasiswa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya. Namun, anggaran tersebut terus menurun. Tahun depan, tidak ada alokasi anggaran tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Isa Budi Hartomo menyampaikan alokasi anggaran beasiswa ASN Pemkab Bantul tahun 2024 menurun dibandingkan dengan tahun lalu.
"Tahun ini anggaran beasiswa ASN menurun menjadi sekitar Rp200 juta," katanya, Jumat (15/11/2024).
Isa menuturkan tahun ini ada 43 orang ASN Pemkab Bantul yang melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 dan S2. Pembiayaan pendidikan tersebut sebagain dibiayai dari beasiswa ASN Pemkab Bantul dan sebagain dari pembiayaan pribadi juga sponsor.
Sementara menurut Isa, alokasi anggaran untuk penyediaan beasiswa pendidikan bagi ASN tahun 2023 mencapai Rp400 juta. Anggaran tersebut dialokasikan bagi 25 orang ASN.
BACA JUGA: Bantul Dapat DAK Rp13 Miliar untuk Atasi Penyediaan Air Minum Tahun Depan
Dia menilai penurunan alokasi anggaran tersebut sesuai dengan kemampuan daerah.
Dia menuturkan anggaran beasiswa tersebut ditujukan bagi ASN yang akan melanjutkan pendidikan yang linier dengan kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurut Isa, pada tahun 2023, lebih dari separuh penerima beasiswa ASN merupakan tenaga medis. Hal itu menurutnya untuk menunjang peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
"Ketika RSUD [Panembahan Senopati] membutuhkan tenaga media spesialis jantung, maka ASN akan dipersiapkan mengikuti pendidikan atau pelatihan tersebut," katanya.
Sementara menurut Isa, tahun 2025, diperkirakan tidak ada alokasi beasiswa ASN dari Pemkab Bantul.
"Tahun depan, anggaran beasiswa Pemkab [Bantul] tidak ada, ASN yang berminat untuk pendidikan lanjut dapat memanfaatkan skema pembiayaan lain," katanya.
Dia menuturkan ASN Pemkab Bantul yang ingin melanjutkan pendidikan dapat menggunakan skema pembiayaan lain selain dari anggaran Pemkab Bantul. Skema pembiayaan tersebut dapat berasal dari pembiayaan pribadi, dan sponsor.
Sementara ASN yang tengah melanjutkan pendidikan juga dapat memilih dibebastugaskan dari jabatannya atau tetap menjalankan tugasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 tersedia di Vidio dan YouTube. Simak jadwal dan cara menontonnya.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Komite MAN 2 Bantul menjelaskan soal Rp4,2 juta yang ramai di media sosial. Nominal disebut bukan tarif wajib bagi wali murid.
Capaian CKG Kulonprogo baru 119.172 dari 459.782 sasaran. Dinkes memperluas pemeriksaan hingga Kantor Pemkab Kulonprogo.
BRI Peduli Sahabat Disabilitas 2026 kembali digelar di Makassar dengan pelatihan dan pemagangan untuk memperluas kesempatan kerja inklusif.