Rute Baru Trans Jogja ke Godean Dongkrak Penumpang Hampir 20 Persen
Jumlah penumpang Trans Jogja Trayek 13 meningkat hampir 20 persen setelah rute diperpanjang hingga Stadion TGP Margoluwih, Seyegan, Sleman.
Aktivitas pembuangan sampah di TPAS Wukirsari di Kalurahan Baleharjo, Wonosari, Rabu (11/5/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Wukirsari, Kalurahan Baleharjo, Wonosari terus dimatangkan. TPAS tersebut akan berubah menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berteknologi Refuse Derrived Fuel (RDF) dan maggot atau bio konversi.
RDF merupakan proses pengolahan sampah berupa pengeringan untuk mengurangi kadar air menjadi kurang dari 25% lalu dicacah menjadi ukuran 2-10 cm agar nilai kalor meningkat. Hasilnya adalah serbuk-serbuk atau potongan-potongan seragam yang siap digunakan sebagai bahan bakar.
Sub Koordinator Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengembangan Kapasitas DLH Gunungkidul, Dwi Wiyani mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) sedang meninjau ulang detail engineering design (DED) TPST tersebut.
“Rencana pembangunan TPST nanti sekitar Juni 2025. Tapi saya agak lupa time schedule-nya,” kata Wiyani dihubungi, Jumat.
Dana yang akan digunakan untuk membangun TPST tersebut berasal dari The Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dengan skema pinjaman.
Sementara itu, Kepala UPT Kebersihan dan Pertamanan Gunungkidul Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Heri Kuswantoro mencatat hingga Oktober 2024 rata-rata tonase sampah masuk ke TPAS mencapai 44,1 ton per hari.
BACA JUGA: Pria Ditemukan Meninggal di Ring Road Ternyata Korban Tabrak Lari, 2 Pelaku Ditangkap
Adapun total sampah masuk ke TPAS Wukirsari sejak awal tahun hingga Oktober 2024 mencapai 13.244,81 ton.
Tonase sampah paling tinggi yaitu 1.561,690 pada Januari 2024. Adapun tonase pada Oktober 1.258,72 ton. Apabila melihat tonase sampah sejak 2019, maka akan ada kenaikan pada November dan Desember.
Heri menambahkan kawasan pantai menyumbang 453,19 ton per Oktober 2024 dengan rata-rata tonase 1,5 ton per hari. Sampah di kawasan pantai juga akan melonjak masuk bulan November dan Desember.
Kepala DLH Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono telah mengatakan penanganan sampah mendesak lantaran jalur jalan lintas selatan (JJLS) akan semakin ramai.
Hal itu semakin mendesak lantaran, menurut Hary tidak boleh ada lagi TPAS dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini yang mendorong Pemkab Gunungkidul untuk memperluas tanah di TPAS Wukirasi dari 5 hektar (ha) menjadi 9 ha. Lahan perluasan itu lah yang akan menjadi lokasi pembangunan TPST RDF.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah penumpang Trans Jogja Trayek 13 meningkat hampir 20 persen setelah rute diperpanjang hingga Stadion TGP Margoluwih, Seyegan, Sleman.
ORI DIY menyoroti penanganan dugaan pelecehan seksual di tiga perguruan tinggi swasta di Jogja dan meminta penguatan sistem pengaduan.
Robert Lewandowski mengungkap alasan memilih bergabung dengan Chicago Fire di MLS setelah meninggalkan Barcelona usai empat musim.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan keberangkatan dari Jogja mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.