ASN Jogja Live Medsos saat Jam Kerja Akan Disanksi, Ini Kata BKPSDM
BKPSDM Kota Jogja mengingatkan ASN yang live media sosial untuk kepentingan pribadi saat jam kerja berpotensi melanggar disiplin dan terkena sanksi.
Bus Trans Jogja saat melintasi depan Pasar Bantul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menilai minat masyarakat menggunakan layanan transportasi publik Trans Jogja cukup tinggi. Karena itu, Dishub Bantul mengajukan penambahan rute baru Trans Jogja yang melayani jalur strategis dari Malioboro hingga Terminal Imogiri.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo menyampaikan saat ini hanya ada satu rute Trans Jogja yang beroperasi di wilayah Bantul. Rute tersebut menghubungkan penumpang dari Malioboro hingga Terminal Palbapang.
“Animo masyarakat di rute yang ada saat ini cukup tinggi,” kata Toto, Selasa (3/12/2024).
Dia menambahkan rute Malioboro-Terminal Palbapang telah dilayani oleh 12 armada yang beroperasi setiap hari.
“Setiap armada mampu mengangkut 25 hingga 30 penumpang per perjalanan, dengan masa tunggu antararmada sekitar lima menit,” ujarnya.
Melihat kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, Dishub Bantul menilai perlu adanya pengembangan rute baru Trans Jogja. Usulan tersebut telah diajukan ke Dinas Perhubungan (Dishub) DIY.
“Kami mengusulkan rute baru yang mencakup wilayah Pajimatan, Terminal Imogiri, Jetis, hingga Bantul, dan berakhir di Malioboro,” ujar Toto.
Rute tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk pelajar, pekerja, dan pedagang yang tinggal di sekitar area tersebut.
Selain itu, dia menilai rute tersebut dapat digunakan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke destinasi wisata sekitar Terminal Imogiri.
“Saya yakin di sana potensinya [tingginya pengguna Trans Jogja] akan tinggi karena disana [karena] potensinya akan lebih banyak. Di sana [potensi destinasi wisata] ada pusat industri kerajinan tangan, pusat ekonomi, itu potensi yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya Toto.
Menurut Toto, kawasan-kawasan yang diusulkan sebagai bagian dari rute baru memiliki potensi besar, mengingat padatnya aktivitas masyarakat di daerah tersebut.
“Ada banyak pelajar dan masyarakat umum yang membutuhkan transportasi yang nyaman, aman, dan terjangkau. Kehadiran Trans Jogja di rute ini akan menjadi solusi yang sangat baik untuk mendukung mobilitas mereka,” katanya.
Dishub Bantul optimistis penambahan rute ini tidak hanya akan memudahkan mobilitas masyarakat tetapi juga berkontribusi pada pengurangan kemacetan dan peningkatan efisiensi transportasi publik di Bantul dan sekitarnya.
“Kami sudah melayangkan surat [permintaan tambahan rute Trans Jogja] ke Dishub DIY sejak awal tahun [2024]. Harapan kami tahun depan [realisasi tambahan rute Trans Jogja],” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BKPSDM Kota Jogja mengingatkan ASN yang live media sosial untuk kepentingan pribadi saat jam kerja berpotensi melanggar disiplin dan terkena sanksi.
Kisah Angelia Hutabarat, WNI yang lolos volunteer FIFA World Cup 2026 dan bertemu legenda sepak bola dunia di Meksiko.
Mensos Saifullah Yusuf tegaskan tidak boleh ada titipan dalam penerimaan Sekolah Rakyat, program khusus untuk keluarga miskin.
Kebiasaan malam sederhana seperti jalan kaki 15 menit dan pola makan tepat bantu menurunkan gula darah secara alami.
Pemuda asal Sleman menyamar jadi polisi dan merampas smartwatch korban di Wates Kulonprogo. Pelaku kini ditangkap polisi.
Sering ngiler saat tidur? Ketahui penyebab, risiko, dan cara efektif mengatasinya menurut ahli kesehatan.