Anak Balita Dominasi Kasus TBC di Kota Jogja
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.
Bus Trans Jogja saat melintasi depan Pasar Bantul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menilai minat masyarakat menggunakan layanan transportasi publik Trans Jogja cukup tinggi. Karena itu, Dishub Bantul mengajukan penambahan rute baru Trans Jogja yang melayani jalur strategis dari Malioboro hingga Terminal Imogiri.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo menyampaikan saat ini hanya ada satu rute Trans Jogja yang beroperasi di wilayah Bantul. Rute tersebut menghubungkan penumpang dari Malioboro hingga Terminal Palbapang.
“Animo masyarakat di rute yang ada saat ini cukup tinggi,” kata Toto, Selasa (3/12/2024).
Dia menambahkan rute Malioboro-Terminal Palbapang telah dilayani oleh 12 armada yang beroperasi setiap hari.
“Setiap armada mampu mengangkut 25 hingga 30 penumpang per perjalanan, dengan masa tunggu antararmada sekitar lima menit,” ujarnya.
Melihat kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, Dishub Bantul menilai perlu adanya pengembangan rute baru Trans Jogja. Usulan tersebut telah diajukan ke Dinas Perhubungan (Dishub) DIY.
“Kami mengusulkan rute baru yang mencakup wilayah Pajimatan, Terminal Imogiri, Jetis, hingga Bantul, dan berakhir di Malioboro,” ujar Toto.
Rute tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk pelajar, pekerja, dan pedagang yang tinggal di sekitar area tersebut.
Selain itu, dia menilai rute tersebut dapat digunakan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke destinasi wisata sekitar Terminal Imogiri.
“Saya yakin di sana potensinya [tingginya pengguna Trans Jogja] akan tinggi karena disana [karena] potensinya akan lebih banyak. Di sana [potensi destinasi wisata] ada pusat industri kerajinan tangan, pusat ekonomi, itu potensi yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya Toto.
Menurut Toto, kawasan-kawasan yang diusulkan sebagai bagian dari rute baru memiliki potensi besar, mengingat padatnya aktivitas masyarakat di daerah tersebut.
“Ada banyak pelajar dan masyarakat umum yang membutuhkan transportasi yang nyaman, aman, dan terjangkau. Kehadiran Trans Jogja di rute ini akan menjadi solusi yang sangat baik untuk mendukung mobilitas mereka,” katanya.
Dishub Bantul optimistis penambahan rute ini tidak hanya akan memudahkan mobilitas masyarakat tetapi juga berkontribusi pada pengurangan kemacetan dan peningkatan efisiensi transportasi publik di Bantul dan sekitarnya.
“Kami sudah melayangkan surat [permintaan tambahan rute Trans Jogja] ke Dishub DIY sejak awal tahun [2024]. Harapan kami tahun depan [realisasi tambahan rute Trans Jogja],” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.
Regulator keselamatan AS menyelidiki sekitar 1,2 juta kendaraan Tesla Model 3 dan Model Y terkait dugaan kegagalan komponen suspensi yang berpotensi memengaruhi
Polresta Sleman meningkatkan penanganan dugaan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa UAD saat KKN ke tahap penyidikan. Pemeriksaan saksi dijadwalkan berla
Uni Eropa menginvestasikan 10 miliar euro atau sekitar Rp207 triliun untuk membangun tujuh pabrik AI raksasa. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat posisi Eropa
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi agregator produk UMKM dan kebutuhan pokok. Produk dari Bantul dan Sleman berpeluang dipasarka
Filipina bangkit dari tertinggal dan gulung Laos 4-1. Kartu merah di menit 12 ubah jalannya laga. Klasemen Grup A makin ketat.