Resmi Rilis, ASUS Vivobook S14 Tawarkan Performa AI dan Baterai Tahan Seharian
ASUS resmi memperkenalkan laptop terbarunya, Vivobook S14 (S5452MA), di Indonesia, Senin (28/9/2026).
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Koordinator Jaringan Nusantara Satu Dodik Agung Setiyo menyatakan cintanya pada Aliansi Mahasiswa Papua, sebagai sesama anak bangsa. Meski begitu, dia menyesalkan insiden aksi kekerasan dan pengibaran bendera Bintang Kejora, di Kawasan Jalan Kusumanegara pada 1 Desember 2024 lalu.
Berdasarkan investigasi Tim Jaringan Peduli Nusantara (Japenu), aksi kekerasan, perusakan dan pengibaran bintang kejora oleh oknum masa aksi merupakan dugaan pelanggaran hukum, kejahatan sparatis yang harus diusut secara tuntas.
Hal ini penting mengingat asas equality before the law, persamaan di depan hukum sehingga siapapun tanpa pandang bulu yang melanggar akan mendapatkan sanksi pidana.
Sebagai “Kota Republik”, DIY tidak bisa memberi ruang untuk persemaian aksi dan gerakan separatis. Demokrasi di DIY terus tumbuh, Pilkada berlangsung secara aman dan kondusif.
Semua elemen masyarakat diberikan hak yang sama dalam menyampaikan pendapat, aksi mimbar bebas tetapi aksi kekerasan tidak bisa ditoleransi.
Potensi benturan antarmassa aksi karena perbedaan aspirasi dan pilihan tempat, waktu yang sama jelas harus dilakukan kanalisasi pihak keamanan.
Oleh karena itulah dalam rangka kenyamanan, kondusivitas bukan semata tugas aparat keamanan, tetapi juga tanggung jawab berbagai pihak yang berkelanjutan.
Sejumlah elemen masyarakat seperti Aliansi Yogyakarta untuk Indonesia Damai dan Masyarakat Anti Kekerasan Yogyakarta (Makaryo) terbukti hadir untuk merawat kondusivitas.
Selain itu, Jaringan Nusantara Satu menyampaikan apresiasi kepada Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan; Kapolresta Kombes Pol Aditya Surya Dharma dan jajaran yang sigab, bertindak cepat menguasai keadaan sehingga memulihkan keamanan meskipun sempat terjadi insiden kekerasan.
Hasil penusuran Tim Japenu, aparat keamanan sudah bertindak sesuai dengan UU, prosedur, lebih mengedepankan pendekatan persuasif. Bahkan tanpa pembelaan diri meskipun diserang, dipukul masa aksi sehingga banyak luka-luka, patah tulang dari pihak kepolisian.
Kesabaran, ketangguhan kepolisian tanpa membalas dengan mengedepankan kemanusiaan patut diapresiasi.
Meski begitu, penegakan dan kepastian hukum menjadi dua penanda demokrasi yang maju dan penghormatan hak-hak konstitusional harus diwujudkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ASUS resmi memperkenalkan laptop terbarunya, Vivobook S14 (S5452MA), di Indonesia, Senin (28/9/2026).
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.