DPRD Sleman Perketat Pengawasan Usai Temuan 11 Bayi di Pakem
DPRD Sleman akan mengevaluasi instansi pemerintah tiap tiga bulan usai temuan 11 bayi di rumah wilayah Pakem, Sleman.
Seorang pekerja konstruksi sedang menunjukkan pembangunan salah satu ruas jalan pengganti ruas Hargomulyo Watugajah, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul, Jumat (14/6/2024). Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pembangunan jalan baru pengganti ruas Hargomulyo - Watugajah di Tanjakan Clongop, Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Gunungkidul telah mencapai 96%. Pembangunan masih menyisakan pemasangan lampu dan perlengkapan jalan lain. Meski begitu, pembangunan saat ini terhambat lantaran longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Manajer Jalan PT Suradi Sejahtera Raya (SSR), Apri Novianto mengatakan ruas jalan tersebut dia prediksi belum dapat dilalui sebagai jalan alternatif masuk dan keluar Gunungkidul, utamanya menjelang libur panjang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
BACA JUGA: Antisipasi Jalan Berlubang saat libur Nataru, DPUPKP Bantul Siapkan Satgas Penambal Jalan
Menurut dia, longsor yang terjadi di STA 300 jalan tersebut mengambat atau membuat pembangunan tersendat. PT SSR sebagai rekanan perlu menyelesaikan longsoran dan dampaknya.
"Memang tidak membuat rusak struktur jalan. Longsor juga dari bukit bagian atas. Tapi kami tidak tahu material yang jatuh itu membuat tanggul rusak atau tidak," kata Apri dihubungi, Senin (9/12/2024).
BACA JUGA: Diperbaiki, Jl. Bhayangkara Wates Ditutup Sampai Pertengahan Desember
Apri mengaku memang tidak semua dinding bukit hasil pengeprasan dilakukan shotcrete lantaran keterbatasan anggaran. Disinggung ihwal antisipasi dampak hujan deras, dia mengatakan PT SSR terus memantau cuaca.
Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto mengatakan longsor yang terjadi pada Sabtu (7/12) menutup badan jalan, sehingga tidak bisa dilalui. Lokasi longsor tepat berada di bawah makam Clongop. Sebab itu, arus lalu lintas sempat dialihkan melalui Jelok.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Tri Murtoposidi mengatakan tim teknis DPUP-ESDM DIY telah pergi ke lokasi untuk meninjau dampak longsor terhadap pembangunan.
"Saya minta penyedia jasa untuk semaksimal mungkin memperbaiki semuanya. Ada pengamanan di semuanya agar masyarakat tidak terdampak," kata Murtoposidi.
Murtoposidi menambahkan material longsoran menutup badan jalan dan membuat rusak shotcrete di sekitar tebing longsoran. Kata dia, cuaca beberapa hari belakang cukup ekstrem dan berpengaruh terhadap pembangunan.
Dia menerangkan perlu ada antisipasi agar hujan yang turun tidak berdampak terhadap pembangunan. Salah satu solusi yang bisa dia tawarkan adalan menutup lahan dengan terpal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman akan mengevaluasi instansi pemerintah tiap tiga bulan usai temuan 11 bayi di rumah wilayah Pakem, Sleman.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.