Bansos Beras Kembali Disalurkan di Kabupaten Sleman

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 11 Desember 2024 13:37 WIB
Bansos Beras Kembali Disalurkan di Kabupaten Sleman

Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Aswaddy Hamid

Harianjogja.com, SLEMAN—Bantuan sosial beras untuk termin terakhir di 2024 mulai disalurkan di Kabupaten Sleman di awal Desember ini. Total penerima bantuan sebanyak 91.475 keluarga.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Sleman, Suparmono mengatakan, Pemerintah Pusat kembali menyalurkan bantuan beras untuk warga kurang mampu. Tambahan bantuan ini berlangsung tiga bulan yang disalurkan pada Agustus, Oktober dan Desember.

“Sekarang disalurkan bantuan untuk termin terakhir. Jumlah bantuan yang diberikan masih sama, yakni masing-masing keluarga mendapatkan jatah seberat sepuluh kilogram beras kualitas medium,” kata Pram, sapaan akrabnya, Rabu (11/12/2024).

Dia menjelaskan, untuk penyaluran sudah dimulai sejak 3 Desember 2024 lalu. Ditargetkan sebelum akhir bulan seluruh warga penerima manfaat yang tersebar di 17 kapanewon sudah menerima bantuan.

“Jumlah penerima bantuan ada 91.475 keluarga penerima manfaat. jadi, total beras yang disalurkan mencapai 914.750 kilogram,” katanya.

BACA JUGA: Renovasi Stadion Maguwoharjo Sleman Disesuaikan dengan Standar FIFA

Ia menambahkan, sebelum penyaluran dilaksanakan sudah ada proses verifikasi dan validasi calon penerima bantuan sehingga dapat tepat sasaran. “Sudah ada jadwal penyaluran untuk masing-masing kalurahan yang pelaksanaannya dilakukan oleh Bulog,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Sleman, Mustadi. Menurut dia, pelaksana penyaluran dilakukan oleh Bulog yang bekerjasama dengan masing-masing kalurahan.

Adapun penyaluran dilakukan melalui proses undangan kepada calon penerima manfaat ke lokasi yang telah ditentukan. “Jadi sebelum disalurkan akan ada undangan kepada warga untuk mengambil jatah beras yang sudah dialokasikan,” katanya.

Meski pelaksanaan langsung ditangani Bulog dengan kalurahan, Mustadi memastikan ada upaya monitoring dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bantuan merupakan beras yang layak dikonsumsi serta tepat sasaran.

“Kami akan bantu monitoring. Harapannya dengan monitoring ini, maka penyaluran dapat berjalan dengan lancar dan sesuai yang diharapkan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online