Diadukan Warga, Aktivitas Tambang Galian C di Ngawen Berhenti Operasi
Satpol PP Gunungkidul mengecek tambang galian C di Ngawen setelah aduan warga. Pemantauan terakhir menunjukkan aktivitas tambang telah berhenti.
Forkopimda DIY saat memaparkan persiapan menghadapi libur Nataru, Kamis (12/12/2024) di DPRD DIY
Harianjogja.com, JOGJA – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kepolisian Daerah (Polda) dan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat telah bersiap menghadapi lonjakan pemudik. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan RI, diperkirakan lebih dari 110 juta penduduk akan melakukan mudik balik.
Kepala Biro Operasional Polda DIY, Kombes Pol Eri Susanto mengungkapkan bahwa pihaknya mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik hingga 6% dibandingkan tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh beroperasinya jalan tol Kartasura-Klaten dan diperkirakan akan berdampak pada peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di wilayah DIY.
"Kami prediksi pergerakan masyarakat di DIY akan mencapai 9,4 juta orang, naik dari tahun lalu yang mencapai 8,9 juta orang," ujar Kombes Pol Eri, Kamis (12/12/2024).
Untuk menghadapi lonjakan pemudik, Polda DIY akan membuka posko pengamanan Nataru mulai 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025. Sebanyak 1.858 personel akan disebar untuk mengamankan berbagai objek vital seperti gereja, terminal, bandara, stasiun, pusat perbelanjaan, objek wisata, dan lokasi perayaan tahun baru.
BACA JUGA: PHRI DIY Lakukan Penyesuaian Harga Kamar Hotel pada Libur Natal dan Tahun Baru
Kami akan fokus pada pengamanan gereja-gereja, terutama saat perayaan Natal. Selain itu, kami juga akan melakukan patroli rutin di sepanjang jalur mudik untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," tambah Kombes Pol Eri.
Sementara itu, Dishub DIY juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk melancarkan arus lalu lintas selama Nataru. Kepala Bidang Operasional Dishub DIY, Sumariyoto, mengatakan bahwa akan ada pembatasan operasional angkutan barang di beberapa ruas jalan utama seperti Jogja-Wates, Jogja-Sleman-Magelang, Jogja-Wonosari, dan Jalan Daendels pada tanggal-tanggal tertentu.
"Pembatasan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan memperlancar arus mudik," jelas Sumariyoto.
Selain itu, Dishub DIY juga akan memantau arus lalu lintas secara real-time melalui kamera analitik yang terpasang di 65 simpang. Dengan teknologi ini, petugas dapat mengendalikan lampu lalu lintas secara dinamis untuk mengurai kemacetan.
"Kami berharap dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, arus lalu lintas selama Nataru dapat berjalan lancar dan aman," pungkas Sumariyoto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul mengecek tambang galian C di Ngawen setelah aduan warga. Pemantauan terakhir menunjukkan aktivitas tambang telah berhenti.
Cek jadwal KA Bandara YIA 27 Oktober 2026, layanan reguler dan Xpress, waktu keberangkatan, kedatangan, serta durasi perjalanan.
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026 tersedia dalam 12 keberangkatan dari Palur. Cek jam kereta di setiap stasiun menuju Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo 27 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Eatsambel memperluas distribusi ke 41 jaringan ritel modern di Jabodetabek dan menargetkan pertumbuhan bisnis 200% pada 2027.