Pemda DIY Jajaki Peluang Kolaborasi Budaya dan Pendidikan Dengan Kuba

Yosef Leon
Yosef Leon Minggu, 22 Desember 2024 21:07 WIB
Pemda DIY Jajaki Peluang Kolaborasi Budaya dan Pendidikan Dengan Kuba

Duta besar Kuba untuk Indonesia, Dagmar González Grau bersama pejabat Pemda DIY bergambar bersama sesuai melakukan pertemuan di Kompleks Kepatihan, Pemda DIY, Sabtu (21/12/2024). Dok. Ist (email)

Harianjogja.com, JOGJA – Duta Besar Kuba untuk Indonesia, Dagmar González Grau melakukan kunjungan ke Jogja dalam rangka memperingati 65 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Kuba.

Kunjungan ini disambut oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono, dan Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPMPTSP) DIY, Agus Priono, Sabtu (21/12/2024).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Sekda, Kompleks Kepatihan, Pemda DIY ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Duta Besar Dagmar mengenang kunjungan bersejarah Presiden Sukarno ke Havana pada 1960 yang hingga kini masih membekas dalam ingatan masyarakat Kuba.

“Hubungan Indonesia dan Kuba memiliki sejarah yang panjang dan penuh makna. Kami sangat menghargai momen bersejarah ini dan berharap dapat melanjutkan kerja sama yang telah terjalin,” ungkap Duta Besar Dagmar.

Lebih lanjut, Duta Besar Dagmar juga menyoroti solidaritas yang ditunjukkan Kuba saat terjadi bencana gempa bumi di Jogja pada 2006. Kuba menjadi salah satu negara pertama yang mengirimkan bantuan kemanusiaan, termasuk tim medis dan peralatan kesehatan. Bahkan, Kuba mendirikan rumah sakit darurat di Prambanan selama tiga bulan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas peluang kerja sama di berbagai bidang, terutama di bidang budaya dan pendidikan.

Duta Besar Dagmar menyampaikan harapannya untuk dapat mengembangkan kolaborasi di bidang ini, termasuk peluang beasiswa bagi dokter dari Jogja untuk belajar di Kuba. “Jogja memiliki potensi besar dalam bidang budaya dan pendidikan. Kami ingin menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Jogja, terutama dalam bidang kesehatan,” ujar Duta Besar Dagmar.

Namun, tantangan biaya transportasi menjadi kendala yang perlu diatasi untuk mewujudkan kerja sama di bidang pendidikan. Kedua belah pihak sepakat untuk terus mendiskusikan peluang-peluang yang ada dan mencari solusi atas kendala yang dihadapi.

Kepala DPMPTSP DIY, Agus Priono menyambut positif kunjungan Duta Besar Kuba. Menurut Agus, peringatan 65 tahun hubungan diplomatik ini menjadi momentum yang tepat untuk menegaskan kembali komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama. "Kami berharap hubungan baik antara Indonesia dan Kuba dapat terus terjalin dan berkembang di masa depan,” ujar Agus.

Pertemuan antara Pemda DIY dan Duta Besar Kuba ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai bidang. Kolaborasi di bidang budaya dan pendidikan akan semakin mempererat hubungan kedua negara dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dan Kuba.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online