Kasus KDRT Masih Mendominasi Meski Kekerasan di Sleman Turun
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
Ilustrasi Terminal Dhaksinarga./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Dhaksinarga, Aris Farwanto menyampaikan bus dari Perusahaan Otobus (PO) berinisial PW yang sempat terlibat kecelakaan tunggal di Ponjong, Kabupaten Gunungkidul tidak masuk atau transit ke terminal. Selain itu, KPS (kartu pengawasan) bus tersebut mati.
Aris menegaskan semua bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) wajib transit di Terminal Tipe A Dhaksinarga. “Sesuai aturan, bus AKAP wajib masuk terminal tipe A, serta menaikkan dan menurunkan penumpang di tempat yang telah ditentukan. Nah, bus PW ini tidak masuk terminal,” kata Aris, Minggu (22/12/2024).
Menurut Aris data yang termuat dalam aplikasi Spionam milik Kementerian Perhubungan menyatakan bus tersebut tidak laik administrasi lantaran KPS mereka tak berlaku. Akan tetapi, jika ditilik dari kir kendaraan yang berlaku hingga 2025, bus tersebut masih laik jalan.
Soal alasan bus tersebut tidak masuk ke terminal, Aris memperkirakan bus tersebut menghindari pemeriksaan kelaikan dari petugas Terminal Dhaksinarga akibat KPS mati. “Bisa jadi karena KPS off jadi bus menghindari pemeriksaan kelaikan kami di terminal,” katanya.
Aris menambahkan beberapa bus AKAP memang tidak diperbolehkan masuk ke terminal lantaran tidak laik dari segi administrasi dan teknis kendaraannya. Kelaikan ini dapat diketahui salah satunya, karena petugas terminal juga melakukan ramp check.
Apabila tidak laik, petugas akan memberikan peringatan tertulis sebagai teguran hingga penilangan dengan melibatkan aparat penegak hukum. “Ramp check juga yang kami lakukan juga untuk memastikan kendaraan yang berangkat dari Terminal Dhaksinarga laik jalan dan menjaga keselamatan penumpang,” katanya.
BACA JUGA: Bus yang Kecelakaan di Jalan Imogiri-Panggang, Uji Kirnya Mati sejak 2020
Sebelumnya, sebuah bus berpelat AD yang dikendarai Dulbani, 58, warga Gunungkidul terguling di Jalan Semanu-Rongkop, Dusun Asemlulang, Sidorejo, Ponjong pada Jumat (20/12/2024) pukul 06.30 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Winarko menjelaskan bus tersebut semua berjalan dari arah utara/Semanu menuju ke arah selatan/Rongkop. Ada tiga penumpang dan satu kernet di bus tersebut.
Saat tiba di jalan lurus dan menanjak, pengemudi kehilangan kendali. Meski telah mengerem, kendaraan tetap berjalan mundur dan terguling. Beruntung tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.