Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Seorang perempuan berada di ruang tunggu pemesanan tiket bus Terminal Tipe A Dhaksinarga, Kalurahan Selang, Wonosari, Gunungkidul, Senin (23/12/2024)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pamono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Arus keberangkatan di Terminal Dhaksinarga meningkat menjelang perayaan Hari Natal 2024. Terminal tersebut diprediksi akan padat bus sekitar 24-25 Desember dan 29 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.
Menurut Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Dhaksinarga, Aris Farwanto, ada peningkatan sekitar 14% arus keberangaktan apabila membandingkan dengan hari-hari biasa, 70 bus baik AKAP maupun AKDP. Terminal telah menyiapkan armada bus dari 16 perusahaan otobus (PO) dengan total 93 armada.
Apabila ada lonjakan penumpang, masing-masing PO akan menambah armada. Hingga saat ini Aris belum mendapat informasi penambahan tersebut. Adapun Aris telah menyiapkan 43 personel untuk berjaga di Posko Terminal Dhaksinarga. Setiap hari ada 3 personel jaga.
Aris juga mengatakan pihaknya menempatkan personel di kawasan tertib lalu lintas (KTL) guna mengarahkan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) untuk masuk ke terminal agar dapat terdata. Dengan begitu, keamanan dan kenyamanan penumpang terjaga, karena penumpang naik dan turun di terminal.
Lebih jauh, Aris menjelaskan Terminal Tipe A Dhaksinarga juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Gunungkidul guna melakukan pengecekan kesehatan bagi kru bus dan penumpang mulai 20 Desember-4 Januari 2025.
Pada 26 Desember, giliran Jasa Raharja yang ikut membantu menggelar pemeriksaan kesehatan gratis untuk kru bus AKAP dan bus AKDP.
Petugas Loket PO Maju Lancar, Unarti mengatakan dia telah menerima pembelian tiket kepulangan sejak 20 Desember 2024. Penumpang membeli tiket untuk menuju ke arah barat, seperti Bandung dan Jakarta.
Disinggung soal harga tiket, dia mengakui adanya kenaikan per 20 Desember-5 Januari 2025. Harga tiket normal untuk bus Rp230.000 menjadi Rp250.000. Lalu bus eksekutif naik dari Rp270.000–Rp300.000. “Puncak pembelian tiket biasanya tanggal 25 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025. Belum pulang sudah pada booking,” kata Unarti.
Unarti menambahkan PO Maju Lancar dapat memberangkatkan hingga tujuh bus apabila masuk momen libur panjang. Bus akan berangkat pukul 07.00 WIB untuk pagi hari dan 12.30 WIB-13.00 WIB untuk siang hari. “Satu bus bisa terisi maksimal separuh bus. Tetapi penumpang tidak hanya dari sini, ada yang dari Playen, Giwangan, dan Jombor,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.