Pasar Sentul dan Terban Sepi, Dewan Minta Intervensi Pemkot Jogja
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
Gumuk Pasir Parangtritis - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pengelola jip wisata di Parangtritis mengaku kebanjiran pesanan. Meski begitu, pengelola jip wisata mengaku tidak menaikkan tarif selama musim libur Nataru.
Pengelola jip wisata Parangtritis, Wursono mengaku saat ini pihaknya mendapatkan pesanan minimal 3 kali perjalanan dalam sehari. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan libur Nataru tahun lalu yang hanya mendapatkan sekitar 2 kali perjalanan dalam sehari. "Ini luar biasa untuk animo pengunjung naik," ujarnya, Kamis (26/12/2024).
Dia mengaku animo wisatawan untuk menaiki jip wisata terjadi secara merata di Pantai Parangtritis dan Gumuk Pasir Parangtritis. Dia mengaku jumlah jip wisata yang ada di sekitar Pantai Parangtritis dan Gumuk Pasir Parangtritis mencapai ratusan unit. Jumlah tersebut terbagi menjadi jip wisata di Pantai Parangtritis mencapai 120 unit, dan di Gumuk Pasir Parangtritis mencapai 220 unit.
Meski begitu, lantaran animo wisatawan untuk menaiki jip wisata meningkat, sehingga beberapa kali wisatawan sempat mengantre untuk bisa menaiki jip wisata tersebut. "Kadang ada kurang [jip wisata]. Kadang harus nunggu [antre jip wisata]," katanya.
Dalam sekali pengangkutan, beberapa wisatawan datang bergerombol, beberapa datang berdua atau bertiga, sehingga kapasitas maksimal pengangkutan satu jip wisata yang hanya dapat ditumpangi empat orang beberapa kali penuh.
Wisatawan yang menaiki jip wisata tersebut sebagain besar berasal dari luar DIY, antara lain dari Pandeglang, Bandung, Indramayu, Jambi dan Makasar.
Meskipun animo wisatawan meningkat, namun, dia mengaku tidak menaikkan tarif untuk menaiki jip wisata. Pihaknya menerapkan tarif normal untuk perjalanan pendek yaitu mengitari sekitar Pantai Parangtritis mencapai Rp400.000. Kemudian untuk perjalanan menengah untuk mengitari sekitar Gumuk Pasir Parangtritis mencapai Rp550.000.
Adapun untuk perjalanan panjang mengitari Pantai Parangtritis dan Gumuk Pasir Parangtritis mencapai Rp800.000. "Mayoritas wisatawan ambil trip yang harganya tinggi, rute yang jauh dan menengah," katanya.
Selama ini, wisatawan cenderung lebih menyukai paket perjalanan panjang mengitari Pantai Parangtritis sekaligus Gumuk Pasir Parangtritis. Menurutnya, tingginya animo wisatawan tersebut menunjukkan dua tempat tersebut masih diminati wisatawan yang berkunjung ke Bantul.
Ia berharap menjelang akhir tahun kunjungan wisatawan terus meningkat. Sehingga, dapat berdampak pada peningkatan pesanan jip wisata. Dia menyayangkan keberadaan sampah yang ada di bibir Pantai Parangtritis. "Kami meminta maaf karena di Pantai Parangtritis baru panen sampah dari sungai," ujarnya.
Keberadaan sampah kiriman dari sungai yang bermuara di pantai selatan tersebut selalu terjadi setiap kali turun hujan lebat. Karena itu, dia berharap keberadaan sampah yang terus ditangani tersebut tidak menurunkan animo wisatawan untuk berkunjung kesana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
Pidato Prabowo 14 Agustus 2026 memuat RAPBN 2027, renovasi puskesmas, sekolah, bursa komoditas, energi surya hingga motor listrik.
Upah kupas bawang Rp700.000 per kilogram disebut Prabowo. Di Pasar Legi Solo, jasa kupas bawang ternyata sekitar Rp2.000 per kilogram
BRIN mematangkan N219 dan N219A untuk mendukung visi ambulans terbang Prabowo, termasuk evakuasi medis di wilayah sulit.
SBY meminta maaf tak menghadiri HUT Ke-81 RI karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Mayo Clinic, AS, dan dijadwalkan kembali September.