Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan di Sleman, DIY. - Antara/Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman mencatat selama libur Natal 2024 kunjungan wisata sebanyak 110.504 orang. Candi Prambanan menjadi destinasi yang paling favorit dikunjungi wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid mengatakan, libur natal, destinasi wisata di Kabupaten Sleman ramai dikunjungi wisatawan. Sejak Minggu (22/12/2024) hingga Kamis (26/12/2024) tercatat pengunjung wisata sebanyak 110.504 orang.
Berdasarkan kunjungan yang ada, Minggu menjadi puncak kunjungan karena tercacat ada pengunjung sebanyak 25.905 orang. Di susul kemudian kunjungan pada Rabu (25/12/2024) sebanyak 23.876 orang.
“Kalau dibuat rata-rata, dalam sehari ada lebih dari 20.000 pengujung yang memadati destinasi wisata di Sleman,” kata Ishadi, Jumat (27/12/2024).
Dia menjelaskan, untuk kunjungan masih didominasi wisatawan dalam negeri. Pasalnya, dari 110.504 pengunjung, turis asing yang datang hanya sebanyak 1.434 orang. “Untuk sisanya sebanyak 109.070 pengunjung merupakan wisatawan dalam negeri,” katanya.
Disinggung mengenai kunjungan yang paling ramai, Ishadi mencatat Candi Prambanan menjadi terfavorit, dengan total kunjungan libur natal sebanyak 79.364 orang. Sedangkan, sisanya ada yang berkunjung ke wisata Kaliurang, Ratu Boko hingga Tebing Breksi.
“Jumlah kunjungan ini masih bisa bertambah karena sejumlah destinasi lain belum masuk dalam perhitungan,” katanya.
Ditambahkan Ishadi, di libur akhir tahun ini mematok target pengunjung wisata sebanyak 350.000-500.000 orang. Ia optimistis target ini bisa terpenuhi sehingga target kunjungan di 2024 bisa terlampau.
BACA JUGA: Penyedia Jip Wisata Lereng Merapi Buka Jalur Baru, Ini Rutenya
“Untuk kenyamanan dan keamanan di destinasi, kami juga sudah membuat sejumlah imbauan mulai dari kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi hingga larangan nuthuk harga bagi pengunjung yang datang,” katanya.
Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto menambahkan, target kunjungan wisata sebanyak 7,5 juta pengunjung. Hingga 15 Desember 2024, jumlah yang datang sudah mencapai 7.451.005 pengunjung.
“Kami optimistis saat libur akhir tahun, target kunjungan di 2024 bisa terpenuhi,” katanya.
Kus Endarto menjelaskan, jumlah kunjungan yang datang masih didominasi wisatawan dalam negeri dengan prosentase 97,25% dan sisanya 2,75% merupakan turis asing. Untuk destinasi favorit masih di seputaran Kaliurang, Candi Prambanan, Kali Adem hingga Tebing Breksi.
“Wisatawan dalam negeri yang berkunjung kebanyakan dari Pulau Jawa seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk wisatawan asing, kebanyakan berasal dari Malaysia, Singapura, China, Amerika Serikat dan Belanda,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Empat anak Michael Bambang Hartono menerima warisan saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar dari perusahaan induk keluarga Hartono.
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia dengan mesin V8 twin-turbo dan teknologi elektrifikasi yang menghasilkan tenaga hingga 920 PS.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.