Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi penangkapan oleh polisi. (Freepik)
Harianjogja.com, JOGJA—Seorang pria memamerkan alat kelamin di depan banyak orang di kawasan Malioboro Jogja, Sabtu (28/12/2024) dini hari. Polisi telah menangkap pria tersebut untuk selanjutnya menjalani proses hukum.
Kasi Humas Polresta Jogja, AKP Sujarwo, menjelaskan pria tersebut berinisial KUS, 62 tahun warga Gamping, Sleman. “Benar petugas telah menerima laporan dugaan perkara tindak pidana perbuatan eksibisionisme yakni memperlihatkan kemaluannya di tempat umum,” ujarnya.
BACA JUGA : Kakek Pasang 5 Cincin di Alat Kelamin, Petugas Damkarmat Jogja Kesulitan Evakuasi
Ia menceritakan kejadian ini berlangsung pada pukul 02.30 WIB, pada saat seorang pengunjung Malioboro bersama anak perempuannya sedang berjalan-jalan di Malioboro, tepatnya di bawah pohon Asem sebelah timur Dagen.
“Mereka melihat pelaku berdiri dan mengeluarkan kemaluannya, selanjutnya saksi 1 memberitahu kepada saksi 2 dan setelah dilihat kemudian pelaku pergi. Pelaku kemudian dikejar dan berhasil ditangkap kemudian di bawa ke Pos Pam Satpol PP depan hotel Mutiara,” katanya.
Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Danurejan dan pada saat ini perkaranya oleh Polsek Danurejan dilimpahkan ke Polresta Jogja. “Pelaku saat ini menjalani proses hukum selanjutnya,” ujarnya.
BACA JUGA : Waspadai Gejala Pertama Cacar Monyet
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.