Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Proses pembangunan jalan alternatif Sleman ke Gunungkidul di ruas jalan Prambanan-Gayamharjo dan Gayamharjo-Gading yang terhubung dengan Exit Tol Jogja Solo di Bokoharjo, Prambanan./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan jalan alternatif Sleman-Gunungkidul ruas Prambanan-Gayamharjo terus berprogres.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY, Anna Rina Herbranti menyampaikan proyek tersebut ditargetkan rampung pada 2027 mendatang.
Diketahui, total panjang jalan yang akan dibangun mencapai 9,08 kilometer. Hingga kini, pembangunan telah mencapai beberapa tahap.
Pada 2023, sepanjang 1,275 kilometer berhasil dibangun melalui anggaran Indeks Desa Membangun (IDM). Sementara itu, pada 2024, pembangunan berlanjut sepanjang 0,4 kilometer menggunakan Dana Keistimewaan (Danais).
Sementara untuk 2025, Pemda DIY menargetkan pembangunan sepanjang 0,95 kilometer melalui Danais, serta 1,93 kilometer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Tergantung ketersediaan anggaran, tetapi kami akan terus mengusulkan melalui APBN sehingga harapan kami, proyek ini dapat selesai pada tahun 2027," ujar Anna, Minggu (5/1/2025).
BACA JUGA: Progres Proyek Jalur Alternatif Prambanan-Gayamharjo Capai 66%, Ini yang Sedang Dikerjakan
Pembangunan jalan Prambanan-Gayamharjo merupakan proyek strategis yang bertujuan meningkatkan konektivitas antara Kabupaten Sleman dan Gunungkidul. Jalan ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan wisata di sekitar Prambanan, seperti Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, dan Tebing Breksi.
Dengan selesainya pembangunan jalan ini, diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama, memperlancar aksesibilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Masyarakat pun akan semakin mudah mencapai berbagai destinasi wisata yang ada di sepanjang jalur serta mendukung keberadaan tol Jogja Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.