Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Conto makanan diet keto. - ist/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gunungkidul terus dimatangkan. Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol (Inf) Roni Hermawan menjelaskan bahwa pihaknya tengah fokus pada persiapan yang optimal untuk memastikan keberhasilan program ini.
"Soal penyiapan bahan makanan program MBG, kami akan melibatkan mitra yang paling optimal. Proses seleksi dan penentuan waktu pelaksanaan akan dilakukan sebaik mungkin," kata Roni, Kamis (9/1/2025).
BACA JUGA: Sejumlah Pejabat di Pemkab Gunungkidul Purna Tugas, Ini Pesan Bupati
Di Kecamatan Wonosari sendiri, program MBG akan menyasar empat sekolah, yaitu SDN Wonosari, SMPN 1 Wonosari, SMAN 1 Wonosari, dan SMKN 3 Wonosari, serta masyarakat sekitar dengan radius 3 hingga 5 kilometer. Selain itu, program ini juga akan menjangkau ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan total sasaran mencapai 3.000 orang.
Terkait bahan makanan dan menu yang akan disajikan, Roni menjelaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab yayasan yang mengelola program MBG. "Anggaran program ini nanti dari yayasan dan disalurkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk operasional. Mitra kerja yang akan menyiapkan bahan makanan dan menu juga ditunjuk oleh yayasan," ujarnya.
Peran Kodim dalam program ini adalah sebagai pendamping. "Nantinya juga akan ada pelatihan sumber daya manusia (SDM) yang akan terlibat dalam proses memasak, penyiapan, dan penyajian makanan. Semua harus sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan," tambah Roni.
Meskipun persiapan terus dilakukan, program MBG di Gunungkidul masih menghadapi beberapa kendala teknis. Salah satunya adalah belum beroperasinya dapur umum di SPPG setempat. "SPPG masih belum bisa beroperasi karena ada beberapa kerusakan minor yang perlu diperbaiki. Selain itu, cuaca panas juga menyebabkan kerusakan pada beberapa peralatan," ungkap Roni.
Pihaknya memastikan bahwa kendala-kendala tersebut akan segera diatasi. "Instalasi air dan listrik sudah tersedia, tinggal melengkapi peralatan yang kurang. Kami optimis program MBG bisa segera berjalan setelah semua persiapan selesai," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.