Kapolda DIY Petakan Kasus Debt Collector, Warga Diminta Lapor 110
Kapolda DIY memetakan kasus debt collector menyusul keluhan warga. Masyarakat yang mengalami tindakan di jalan bisa menghubungi layanan 110.
Suasana Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2024 di Sleman pasa Kamis (9/1/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman resmi menetapkan Harda Kiswaya dan Danang Maharsa sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Sleman dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2024.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi menyampaikan berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Sleman No.1/2025 tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Sleman tahun 2024 menetapkan pasangan Harda Kiswaya dan Danang Maharsa sebagai calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Sleman dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024.
"Menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sleman nomor urut dua Harda Kiswaya dan Danang Maharsa dengan perolehan suara sebanyak 381.580 atau 62,14% dari total suara sah sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Sleman dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sleman tahun 2024," ungkap Baehaqi pada Kamis (9/1/2025) di Sleman.
Usai penetapan ini, KPU akan mengusulkan bupati dan wakil bupati terpilih ke DPRD Sleman untuk proses pelantikan.
"Kami usulkan ke DPRD untuk diproses pelantikan," ungkapnya.
Perihal waktu pelantikan, Baehaqi hingga saat ini masih berpegang pada Perpres No.80/2024 di mana waktu pelantikan jatuh pada tanggal 10 Februari 2025.
"Sudah menjadi kewenangan pemerintah terkait dengan pelantikan ini, kami kewenangan di KPU sebatas pada pengusulan," tegasnya.
Terkait usulan yang diserahkan KPU, Wakil Ketua sejak DPRD Sleman, Ani Martanti menyampaikan bila dewan akan menggelar rapat paripurna terkait hasil penetapan ini.
"Setelah apa yang kami terima tadi, hasil penetapan KPU ini akan kami paripurna kan di DPRD," jelasnya.
Di sisi lain perihal isu mundurnya waktu pelantikan yang semula bakal dilaksanakan Februari ke bulan Maret, pada prinsipnya DPRD kara Ani masih menunggu pengumuman lebih lanjut.
"Kami masih menunggu dulu, ada instruksi bahwa akan ada pelantikan yang mundur. Jadi Kalau untuk tanggalnya [pelantikan] kami otomatis menunggu dulu tanggal dari pusat kapan pelantikannya," imbuhnya.
Hasil penetapan KPU tegas Ani akan diumumkan di DPRD. "Di DPRD nanti mengumumkan dari padi hasil penetapan KPU, pelantikannya tetap harus menunggu," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapolda DIY memetakan kasus debt collector menyusul keluhan warga. Masyarakat yang mengalami tindakan di jalan bisa menghubungi layanan 110.
Ballon d’Or 2026 digelar di London pada 27 Oktober dini hari WIB. Harry Kane dan Alexia Putellas masuk kandidat terkuat.
MotoGP Malaysia 2026 berlangsung 30 Oktober–1 November di Sepang. Simak jadwal latihan, kualifikasi, sprint race, serta balapan Marc Marquez dan Veda Ega.
Alfamidi mengoperasikan 49 PLTS Atap, memangkas 2.976 ton emisi karbon, dan menghemat 2,2 juta lembar kertas hingga Juni 2026.
Melalui Incess for Humanity, Dompet Dhuafa dan Syahrini mendorong kolaborasi antara lembaga filantropi dan figur publik untuk memperkuat kepedulian sosial.
Progres penggantian Jembatan Kewek mencapai 73,009% per 25 Oktober 2026. Proyek ini ditargetkan selesai pada 25 Desember 2026.