20 Kampung di Jogja Sudah Dipasang Hidran, Pajeksan Masih Butuh
Sekitar 50 kampung di Jogja telah memiliki hidran. Kawasan padat seperti Pajeksan masih membutuhkan tambahan untuk antisipasi kebakaran.
Ilustrasi longsor./Pixabay-Saiful Mulia
Harianjogja.com, BANTUL—Bencana longsor terjadi di sekitar Makan Raja-raja Imogiri pada Jumat (10/1/2025) sekitar 03.30 WIB. Akibat longsor tersebut beberapa rumah warga terkena longsoran.
Komandan TRC BPBD Bantul, Mahardika Casco Sujatmiko menuturkan hujan yang terjadi pada Jumat (10/1/2025) dini hari, menyebabkan talud ambrol dan longsoran terjadi di sekitar Makam Raja-raja Imogiri.
Adapun panjang longsoran sekitar 8 meter dengan ketinggian sekitar 2,5 meter.
"Kerugian akibat peristiwa itu ditaksir mencapai Rp30 juta. Untuk sementara, BPBD Bantul akan memasang terpal di lokasi tersebut untuk mengantisipasi agar dampak longsoran tidak meluas," katanya, Jumat.
Komandan SAR DIY Distrik Bantul Bondan Supriyanto menambahkan sebelum longsoran terjadi pihaknya telah mengecek lokasi tersebut.
Saat itu, dia mengaku telah menyampaikan potensi longsoran di daerah tersebut. "Untuk longsor sekarang posisi menghantam masjid dan sebagian rumah warga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 50 kampung di Jogja telah memiliki hidran. Kawasan padat seperti Pajeksan masih membutuhkan tambahan untuk antisipasi kebakaran.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.
BPBD Temanggung telah menyalurkan 113 tangki air bersih ke 29 dusun di 19 desa yang tersebar di 10 kecamatan.