Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Kepala Disdikpora Kulonprogo, Nur Wahyudi (paling kiri) saat meninjau makan bergizi gratis di SDN Semen, Sukoreno, Kapanewon Sentolo beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah kendala makan bergizi gratis (MBG) di Kulonprogo akan dievaluasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora). Seluruh sekolah yang menerima program ini akan dikumpulkan untuk minta masukan agar ke depan pelaksanaan MBG lebih efektif.
Kepala Disdikpora Kulonprogo, Nur Wahyudi menyebut dirinya juga rutin memantau makan bergizi gratis ini. “Ada beberapa memang yang perlu ditingkatkan, seperti penjadwalan distribusi, kendala ini seluruhnya disampaikan pihak sekolah kepada kami,” jelasnya, Kamis (16/1/2025).
Untuk itu, Wahyudi akan memanggil seluruh sekolah yang jadi sasaran program tersebut untuk menampung masukan yang ada. “Kami hanya memfasilitasi aspirasi yang ada itu, karena bukan kewenangan kamu, maka nanti poin-poin tersebut kami sampaikan ke pihak terkait,” kata dia.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jadi penanggung jawab program tersebut di Kulonprogo, jelas Wahyudi, yang akan dikoordinasikan keluhan-keluhan yang ada tersebut. “Kami sebatas memberikan masukan saja nanti kewenangannya tindak lanjutnya di sana,” katanya.
BACA JUGA: Muncul Usulan Zakat untuk Membiayai Makan Bergizi Gratis, Ini Komentar Ketua Baznas Bantul
Keluhan-keluhan yang sudah diterima Disdikpora terkait MBG itu, lanjut Wahyudi, antara lain porsi menu, kondisi wadah makan, hingga cara penyajiannya. “Laporannya seperti itu, ada yang menyebut nasinya keras dan lainnya, semoga keluhan ini dapat kami fasilitasi agar tersampaikan dengan baik,” ucap dia.
Meskipun terdapat sejumlah keluhan, menurut Wahyudi, banyak juga yang memberikan aspirasi. “Ada yang menyampaikan menunya sudah cukup variatif artinya tiap hari berganti, hal seperti ini juga akan kami tampung dan sampaikan agar juga bisa dipertahankan,” kata dia.
Selama seminggu awal penerapan makan bergizi gratis, sambung Wahyudi, wajar dan bisa dimaklumi jika terdapat beberapa kendala. “Karena ini masih tahap awal, sehingga masukan yang ada tentu diperlukan untuk meningkatkan program.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.