UMKM Bisa Dapat Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce, Ini Syaratnya
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meninjau lahan persawahan yang terendam banjir di Poncosari, Srandakan, pada Rabu (15/1/2025). - Harian Jogja/Stefani Yulindriani.
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, menargetkan sawah seluas 200 hektare di Kelurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan mulai musim tanam 2025 dapat ditanam dan panen sebanyak tiga kali dalam satu tahun, meski kawasan tersebut kerap terjadi banjir saat hujan lebat.
Kepala DKPP Bantul Joko Waluyo mengatakan hal tersebut dilakukan melalui berbagai bantuan sarana pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan) berupa benih unggul, alat mesin tanam, juga normalisasi sungai yang mengairi irigasi lahan 200 hektare di Poncosari.
"Kami telah mengundang Pak Menteri Pertanian, harapannya bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di Poncosari, karena di Poncosari hanya panen sekali, harapan kami dengan adanya normalisasi dan bantuan itu setahun bisa panen tiga kali," katanya, Kamis (16/1/2025)
Dia mengatakan jika total lahan pertanian di wilayah Poncosari Srandakan seluas 200 hektare maka diharapkan dalam satu tahun bisa panen hingga seluas 600 hektare.
"Kalau ada 200 hektare, berarti nanti 600 hektare, selama ini kan hanya 200 hektare, sehingga bisa tambah 400 hektare. Dengan produksi padi delapan ton per hektare itu sudah bisa untuk makan berapa ratus orang di Bantul, harapan kami seperti itu," katanya.
Lebih lanjut Joko mengatakan lahan sawah seluas 200 hektare di Poncosari tersebut sebelumnya ketika musim hujan rawan tergenang air, sehingga tanaman padi yang ditanam kelompok tani mengalami gagal panen atau produksi tidak maksimal.
"Sering banjir, makanya kami juga mendatangkan Kementerian Pekerjaan Umum agar bisa menyelesaikan permasalahan yang telah dirasakan masyarakat hampir 10 tahun. Jadi sudah lama, 10 tahun belum ada solusi. Maka inilah di 2025 jadi yang terbaik," katanya.
Dia mengatakan selama ini oleh kelompok tani, lahan sawah seluas 200 hektare tersebut ditanami padi, namun hanya mampu panen satu kali, sebab tanaman padi pada musim tertentu lahannya tergenang air, sehingga tidak bisa menikmati panen.
"Tetap tanam tujuh kali panen sekali, dan setiap tahun gagal. Mudah-mudahan pada tahun 2025 menjadi lebih baik lagi khusus masyarakat Poncosari, harapan kami di 2025 bisa terealisasi, setelah sebelumnya terkendala," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.
Polda Metro Jaya menangkap 173 tersangka dari 127 kasus kejahatan jalanan di Jakarta selama 1–22 Mei 2026 melalui operasi terpadu.
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.