Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pelaku pencurian kayu Sono berinsial M,44, asal Kapanewon Panggang bisa menghirup udara bebas. Pasalnya, kasus kasus ini akhirnya diselesaikan secara restorative justice.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ary Murtini mengatakan, kasus pencurian kayu di hutan negara di Kapanewon Paliyan akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Petugas kehutanan, selaku pihak pelapor juga telah mencabut laporan yang menjadi dasar penangkapan terhadap M.
“Alhamudillah, kami sudah mempertemukan kedua belah pihak dan sepakat menyelesaikan secara restorative justice sehingga laporan yang dibuat dicabut,” kata Ary kepada wartawan, Jumat (17/1/2025) malam.
BACA JUGA : Ada Jaminan dari Keluarga, Penahanan Pencuri Kayu di Gunungkidul Ditangguhkan
Menurut dia, terlapor sudah kembali ke rumah karena sebelum ada penyelesaian dengan restorative justice, juga sudah ada penangguhan yang diminta oleh keluarga. “Untuk tahapan restorative justice masih berlangsung karena ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Yang jelas, kasus ini tidak sampai ke proses pengadilan dan bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Polisi menagguhkan penahanan terhadap M,44, asal Kapanewon Panggang yang menjadi tersangka pencurian kayu sono di hutan Negara di Kapanewon Paliyan. Kebijakan ini dilakukan karena ada permohonan dari keluarga.
“Ditangguhkan karena ada jaminan dari keluarga,” kata Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Suranto, Jumat (17/1/2025).
Pelaku diamankan karena mencuri kayu sono birt dengan cara dipanggul pada 25 Desember 2024. total ada lima kayu sono yang dicuri. Adapun barang bukti ini terdiri dari dua potong kayu dengan panjang 68 centimeter dan diameter 28 centimeter.
BACA JUGA : Curi Kayu Sono, Warga Panggang Gunungkidul Ditangkap Polisi
Selanjutnya, satu potong kayu sono dengan panjang 67 centimeter berdiameter 24 cm, satu kayu lagi dengan panjang 68 centimer dan berdiameter 23 centimeter. “Total ada lima potong kayu sono birt yang diamankan. Selain itu, juga ada sabit, meteran dan tas diamankan sebagai barang bukti,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan soal aktivitas masyarakat tetap normal di tengah karhutla dan kabut asap.
OJK mencabut izin usaha 15 BPR dan BPRS hingga September 2026. Simak daftar bank, lokasi, serta mekanisme penanganan nasabah.
Cek bansos September 2026 melalui kanal resmi Kemensos. Simak cara cek PKH, BPNT, dan mekanisme penerima BLT Kesra Rp900.000.
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal, diaspora, dan naturalisasi di Timnas Indonesia usai menang 2-0 atas Singapura.