Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan. - Harian Jogja/Catur Dwi JanatiÂ
Harianjogja.com, JOGJA – Mahasiswi korban penyiraman air keras yang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu kini tengah menjalani proses pemulihan intensif di RSUP Dr. Sardjito, Jogja. Menurut keterangan Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan, pasien tersebut masih dirawat dan dalam tahap pemulihan luka serius akibat insiden yang dialaminya.
"Saat ini, pasien masih menjalani proses pemulihan kulit yang terluka. Luka tersebut memerlukan penanganan khusus, termasuk beberapa tahapan operasi," ujar Banu, Senin (20/1/2025).
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, pasien telah menjalani dua kali operasi untuk menangani luka-lukanya. "Dua kali operasi dilakukan untuk mengangkat jaringan yang sudah mati. Operasi ini penting karena luka yang dialami cukup luas," tambahnya.
Banu menambahkan bahwa tindakan operasi berikutnya difokuskan pada upaya cangkok kulit untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak. "Rencananya, proses cangkok kulit bisa lebih dari satu kali tindakan. Saat ini, prioritasnya adalah daerah wajah, mengingat area ini membutuhkan perhatian lebih dalam hal pemulihan," katanya.
BACA JUGA: Seorang Mahasiswi di Jogja Disiram Air Keras, Polisi Tangkap Pelaku
Proses pemulihan pasien disebut akan memakan waktu yang tidak singkat. "Penanganan korban penyiraman air keras seperti ini memang membutuhkan perawatan yang intensif dan berkelanjutan. Kami terus memantau perkembangan pasien secara menyeluruh untuk memastikan hasil terbaik," lanjut Banu.
Insiden penyiraman air keras ini menimbulkan keprihatinan mendalam di masyarakat. Dukungan moral terus mengalir kepada korban dari berbagai pihak, termasuk komunitas kampus dan masyarakat umum. Pihak rumah sakit juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam membantu korban melewati masa-masa sulit ini.
"Perjuangan pasien dalam menghadapi trauma fisik dan psikologis akibat peristiwa ini tentu membutuhkan dukungan yang besar, baik dari keluarga, tenaga medis, maupun masyarakat. Upaya pemulihan tidak hanya melibatkan aspek medis, tetapi juga psikososial agar korban dapat kembali menjalani kehidupan secara optimal," pungkas Banu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.