Pilur Serentak Rampung, Pemkab Gunungkidul Siapkan SK Lurah Terpilih
Pemkab Gunungkidul memproses SK pelantikan 31 lurah terpilih hasil pilur serentak. Pelantikan dijadwalkan pada 27 November 2026.
Ilustrasi/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul menargetkan pencairan dana desa termin pertama bisa terlaksana Februari mendatang. Total pagu dana desa untuk 144 kalurahan di Gunungkidul sebesar Rp168,8 miliar.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkiudul, Khoiru Rahmat mengatakan, pagu dana desa untuk setiap kalurahan sudah ditentukan. Adapun penyaluran tahap pertama juga sudah ada ketentuan yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan tertanggal 13 Januari 2025.
Rencannaya penyaluran dilakukan dua kali. Adapun mekanismenya, untuk kalurahan berstatus desa mandiri pencairannya 60% di termin pertama dan kedua 40%.
“Untuk di luar desa berstatus mandiri, penciaranya 40% di termin pertama dan 60% di termin kedua,” kata Rahmat, Rabu (22/1/2025).
Pencairan termin pertama sudah masuk ke rekening kas kalurahan paling lambat Juni 2025. Namun, sambung dia, untuk penyaluran di Gunungkidul ditargetkan bisa terlaksana mulai Februari mendatang.
Guna mempercepat proses ini, Rahmat mengakui sudah berkoordinasi dengan Inspektorat Daerah untuk melakukan asistensi dan pendampingan dalam penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaaan Anggaran Pendapatan Belanja Kalurahan (APBKal) 2024. Hingga saat ini, kalurahan di Gunungkidul masih berproses pelaporan tersebut.
“Paling lambat LPJ sudah diserahkan 31 Januari dan itu menjadi salah satu syarat untuk pencairan dana desa termin pertama,” katanya.
BACA JUGA: Anggaran Dana Keistimewaan untuk Gunungkidul Turun Rp17 Miliar pada Tahun Ini
Disinggung mengenai pagu dana desa, ia mengaku sudah ditetapkan sebesar Rp168.808.759.000. Jumlah ini terdiri dari alokasi dasar Rp100.491.934.000 dan alokasi formula Rp62.629.605.000.
“Selain itu, juga ada alokasi kinerja Rp5.687.220.000 sehingga total jumlahnya untuk 144 kalurahan di Gunungkidul sebesar Rp168,8 miliar,” kata Rahmat.
Lurah Bendung, Semin, Didik Rubiyanto mengatakan, sudah menyelesaikan peraturan tentang APBKal 2025. Didalam peraturan ini terdapat pagu pendapatan dari dana desa dengan besaran lebih dari Rp1 miliar.
“Sudah ada pagunya termasuk pagu Alokasi Dana Desa yang bersumber dari APBD Kabupaten Gunungkidul,” katanya.
Didik mengungkapkan, pagu dana desa dari Pemerintah Pusat rencananya dipergunakan untuk sejumlah kegiatan mulai dari penangan stunting, ketahanan pangan. Selain itu, juga ada program pengentasan kemiskinan melalui penyaluran Bantuan Tunai Langsung (BLT).
“Penggunaan kami sesuaikan dengan aturan yang ada,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memproses SK pelantikan 31 lurah terpilih hasil pilur serentak. Pelantikan dijadwalkan pada 27 November 2026.
Sebanyak 56 penerima Beasiswa Sleman Pintar diwisuda. Salah satunya, Rayhan Rahman Syah, lulus dengan IPK 3,9 dan bekerja di PT KAI.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 26 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Lula memenangi pilpres Brasil dengan 51,75% suara, mengalahkan Flávio Bolsonaro setelah tertinggal pada putaran pertama.
Cek harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Senin 26 Oktober 2026. Simak harga jual dan buyback berbagai ukuran.
PDA Indonesia menjelaskan prinsip infill development agar bangunan baru tetap selaras dengan nilai sejarah, budaya, dan arsitektur kawasan cagar budaya.