Dinas Kesehatan Bantul Minta Warga Waspadai Leptospirosis

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Kamis, 30 Januari 2025 21:47 WIB
Dinas Kesehatan Bantul Minta Warga Waspadai Leptospirosis

Leptospirosis - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mengimbau masyarakat mewaspadai kasus leptospirosis selama musim penghujan. Pada Januari ini, Dinkes mencatat telah ada belasan orang yang menderita penyakit tersebut.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinkes Bantul Feranose Panjuantiningrum menyampaikan per 24 Januari ada 16 kasus leptospirosis. “Belum ada [penderita leptospirosis] yang meninggal dunia,” katanya, Kamis (30/1/2025).

Feranose menuturkan tidak ada penderita leptospirosis yang meninggal dunia lantaran penanganan dapat dilakukan dengan cepat. Dia pun meminta masyarakat segera memeriksakan diri ketika mengalami gejala leptospirosis.

BACA JUGA: Ini 4 Jalur SPMB 2025, Ada Jalur Domisili Pengganti Zonasi pada PPDB

"Kami melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.

Dia juga meminta agar masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah perindukan tikus, hewan penular penyakit tersebut.

Feranose pun berharap tahun ini jumlah kasus leptospirosis tidak setinggi tahun lalu. Seluruh penderita leptospirosis ditargetkan dapat ditangani dengan cepat untuk mengantisipasi penderita yang meninggal dunia. Diketahui pada 2024 ada 77 orang yang menderita leptospirosis dengan kasus enam orang meninggal dunia.

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online