Hujan Es Sebesar Kelapa Muda Jebol Atap Rumah Warga Bantul
Hujan es di Gilangharjo, Pandak, Bantul, merusak atap dan plafon rumah warga. Bongkahan es diperkirakan berdiameter 20 sentimeter.
Warga melintas di lokasi longsor di Kalurahan Tegalrejo, Gedangsari. Rabu (21/6/2023)/Harian Jogja-David Kurniawan\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA – Instansi penanganan dan mitigasi kebencanaan di wilayah DIY memastikan layanan informasi dan deteksi gempa tidak terdampak program pemangkasan anggaran sebagaimana yang diintruksikan pemerintah pusat.
Sebelumnya beredar kabar bahwa efisiensi anggaran diperkirakan berdampak pada banyak Alat Operasional Utama (Aloptama) yang terancam mati karena kemampuan untuk pemeliharaan berkurang hingga sebesar 71%, sehingga observasi dan kemampuan mendeteksi dinamika cuaca, iklim, kualitas udara, gempabumi, dan tsunami juga terganggu.
BACA JUGA: Anggaran BMKG Dipangkas, Begini Nasib Program Mitigasi Bencana
Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi mengatakan, operasional layanan informasi gempa bumi dan peringatan dini tetap berjalan dengan baik dan tidak terdampak oleh kebijakan efisiensi.
"Kami pastikan layanan operasional di DIY masih berjalan dengan baik dan siap melayani masyarakat, termasuk dalam memberikan informasi terkait gempa bumi," ujar Ardhi Selasa (11/2/2025).
Ia memastikan, meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran, hal tersebut tidak berpengaruh pada layanan mitigasi bencana. "Jadi, efisiensi tidak mengganggu layanan operasional. Kami tetap dapat memberikan informasi secara optimal kepada masyarakat," tambahnya.
Sebagai daerah yang rentan terhadap bencana, DIY mengandalkan sistem peringatan dini yang akurat dari instansi terkait. Ardhi memastikan bahwa sistem pemantauan dan informasi gempa bumi tetap berjalan sesuai prosedur operasional standar (SOP).
"Kami memiliki sistem pemantaua disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk proses pemeliharaan. Seluruh informasi terkait aktivitas seismik akan disampaikan secara cepat dan akurat," katanya.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Jogja, Warjono juga memastikan bahwa informasi cuaca tetap disampaikan secara rutin setiap hari tanpa ada hambatan. "Efisiensi ini tidak berarti pengurangan layanan, melainkan lebih kepada peningkatan efektivitas dan efisiensi sumber daya yang ada," jelasnya.
Diketahui DIY memang memiliki tingkat risiko bencana yang cukup tinggi, terutama dari aktivitas seismik dan cuaca ekstrem. Oleh karena itu, layanan mitigasi bencana menjadi prioritas utama dalam upaya perlindungan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan es di Gilangharjo, Pandak, Bantul, merusak atap dan plafon rumah warga. Bongkahan es diperkirakan berdiameter 20 sentimeter.
Everton mengalahkan Newcastle United 1-0 di St. James' Park. Gol Thierno Barry pada menit ke-49 memastikan The Toffees membawa pulang tiga poin.
STNK bisa diblokir jika pemilik kendaraan mengabaikan konfirmasi tilang ETLE atau tidak membayar denda. Simak cara cek pelanggaran dan membuka blokir.
Sembilan pertandingan Liga Champions 2026-2027 digelar Rabu dini hari, 4 November. Simak jadwal Barcelona vs Aston Villa dan MU vs AS Roma.
Google menyiapkan Googlebook dengan keyboard yang bisa dilepas. Simak perbedaannya dari laptop convertible dan hal yang perlu ditunggu pengguna Indonesia.
FIFPRO mengumumkan 26 nominasi Men's World 11 2026. Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Harry Kane, dan Lamine Yamal masuk daftar.