Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Pipa air bersih tua - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—PDAM Tirtamarta berencana melanjutkan revitalisasi pipa distribusi utama tahun ini. Usia pipa lama yang sudah lebih dari 100 tahun dan beberapa kebocoran yang sudah terjadi membuatnya perlu diganti.
Revitalisasi ini dilakukan secara bertahap setiap tahun. Pada 2024, PDAM Tirtamarta sudah merevitalisasi pipa distribusi utama sepanjang 2,1 Km di Jalan HOS Cokroaminoto. Revitalisasi tersebut menggunakan pipa jenis High Density Polyethylene (HDPE).
Dirut PDAM Tirtamarta, Majiya, menjelaskan pada 2025 ini, direncanakan penggantian pipa sekitar 4 Km di jalan Godean tepatnya Jati Kencana, melewati Jalan Kabupaten hingga Bedog. Revitalisasi ini membutuhkan anggaran sebesar Rp23 miliar. “Kami sudah menyiapkan DED [Detail Engineer Design],” katanya, Selasa (11/2/2025).
BACA JUGA: 100 Persen Hotel di Jogja Disebut Telah Menggunakan Air PDAM
Sayangnya, rencana ini belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat, lantaran masih belum mendapat penyertaan modal daerah (PMD) dari Pemkot Jogja. “Sampai saat ini oleh Pemerintah Daerah belum ada anggarannya,” katanya.
Di samping itu, pihaknya pun terus melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait baik Pemda DIY maupun kabupaten yang wilayahnya dilewati pipa ini. “Karena melewati Kota Jogja, Kabupaten Bantul dan Sleman,” paparnya.
Revitalisasi ini diperlukan karena usia pipa yang sudah lebih dari 100 tahun dan sudah terjadi kebocoran di beberapa titik. “Kebocoran cukup tinggi. Seperti di depan Mirota Godean itu bocor, kemudian di pos polisi perbatasan juga bocor,” ungkapnya.
Kebocoran ini terus terjadi lantaran masih digunakannya pipa asbes yang pertama kali dipasang pada 1920 silam. “Kalau asbes itu terkait dengna kebocorannya ganti-ganti. Kalau di sini diperbaiki, yang di sana bocor lagi karena alirannya jadi semakin baik,” kata dia.
BACA JUGA: Siap-Siap, Mulai April 2025 Tarif Layanan PDAM Bantul Naik
Jika nanti pipa tersebut sudah direvitalisasi, maka aliran air semakin optimal. “Tinggal PDAM yang saat ini telah mengganti atau perbaikan dengan dana sendiri untuk di daerah-daerah yang ditengarai bocor untuk jaringan distribusi pembagi dan jaringan distribusi pelayanan,” ujarnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja, Agus Tri Haryono, mengkonfirmasi tidak adanya penyertaan modal untuk PDAM Tirtamarta. “Tidak ada. Karena mengoptimalkan penyertaan modal yang masih ada,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.
Kemenkes mengingatkan cara aman menyimpan dan mengolah daging kurban agar terhindar dari bakteri dan penyakit zoonosis saat Iduladha.
Puluhan warga Garongan datangi Kantor Bupati Kulonprogo dan mendesak Lurah Garongan dinonaktifkan terkait dugaan pungli.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.