Wisata Meningkat, Konservasi Hulu Gajah Wong Perlu Diperkuat
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.
Ilustrasi air minum dalam kemasan/Womenshealthmag
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani menyampaikan cakupan layanan PDAM sampai akhir 2023 baru menyentuh angka 23%.
Direktur PDAM Tirta Handayani, Toto Sugiharta mengatakan cakupan layanan PDAM baru meng-cover 23% penduduk Gunungkidul. Itulah sebabnya, dia mengaku PDAM telah menetapkan target untuk menambah 3000 sambungan rumah (SR) pada 2024.
“Cakupan layanan PDAM memang baru 23 persen. Tetapi kalau menggabungkan dengan jaringan air bersih dengan Pamsimas, Pamdes, Pamaskarta, dan Pamdus sudah 86 persen,” kata Toto dihubungi, Kamis (4/1/2024).
BACA JUGA: PDAM Gunungkidul Diminta Gunakan Energi Terbarukan untuk Tekan Beban Pajak
Toto menambahkan jumlah pelanggan PDAM Tirta Handayani sampai saat ini mencapai 61.000 pelanggan.
Dia menegaskan jajarannya sedang mengupayakan peningkatan produksi air bersih yang distribusinya menggunakan jaringan-jaringan pipa yang sudah terpasang. “Mudah-mudahan sisa cakupan jaringan sebesar 14 persen bisa dicapai tidak terlalu lama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.
Sapi milik warga Panggang, Gunungkidul, ditemukan mati di ladang. Bagian paha hilang dan polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Upaya penanganan kemiskinan secara terpadu yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuai berbagai apresiasi dari berbagai pihak.
Menpora Erick Thohir meminta tim bulu tangkis Indonesia fokus menghadapi Asian Games 2026 dengan target emas beregu putra.
POJK 6/2026 mengatur influencer keuangan agar tidak menjanjikan kepastian keuntungan dan wajib menyampaikan informasi secara jujur.
Bimbel di Jogja kebanjiran peminat setelah TKA membuat persaingan masuk sekolah favorit semakin ketat.