Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Ibadah haji oleh jemaah haji - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kantor Kementerian Agama Gunungkidul mencatat ada 261 calon Jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci di tahun ini. Berbagai persiapan juga sudah dilakukan agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan lancar.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenang Gunungkidul, Taufik Ahmad Soleh mengatakan, sudah ada kuota untuk calon Jemaah haji yang akan diberangkatkan di tahun ini. Total ada kuota sebanyak 252 orang yang masuk daftar berangkat.
BACA JUGA: Rencana Pembangunan Embarkasi Kulonprogo Tunggu Kemenag RI
Selain itu, juga ada sembilan kuota prioritas untuk lansia sehingga yang berangkat di 2025 sebanyak 261 jemaah. “Ada juga yang masuk daftar Cadangan sebanyak 80 orang. Mereka sewaktu-waktu bisa berangkat pada saat ada calon Jemaah yang masuk daftar berangkat berhalangan untuk menunaikan ibadah Haji,” kata Taufik, Selasa (11/2/2025).
Menurut dia, berbagai persiapan pemberangkatan juga sudah dilakukan. Calon Jemaah yang akan berangkat sudah mengurus dokumen pemberangkatan mulai dari paspor dan bio visa.
“Para Jemaah juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kesiapan fisik sebagai sarana persiapan sebelum pemberangkatan,” katanya.
Meski sudah ada kuota pemberangkatan, Taufik mengakui hingga sekarang calon Jemaah belum melunasi biaya pelunasan perjalan ibadah haji. Kebijakan ini, masih menunggu peraturan presiden berkaitan dengan biaya pasti perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
“Masih menunggu. Nanti setelah angka pastinya keluar, maka calon Jemaah harus segera melunasi agar bisa berangkat Ibadah Haji,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Kemenag Gunungkidul, Mukotip. Menurut dia, kepastian biaya pelunasan untuk ibadah masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat. “Yang berangkat tahun ini, rata-rata mendaftar haji di 2012 lalu,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk pemberangkatan masih harus melalui berbagai tahapan yang panjang. Rencananya, calon Jemaah juga akan diberikan vaksin untuk meningkatkan kekebalan imunitas tubuh.
Selain itu, juga ada kegiatan manasik yang dilaksanakan di tingkat kapanewon maupun kabupaten. “Mudah-mudahan semua dapat berjalan lancar sehingga para Jemaah dapat menunaikan Ibadah Haji. Sebelum berangkat, juga harus menyiapkan fisik agar sehat sehingga menjanalan ibadah dengan baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.