Urus Paspor Kini Bisa di Gunungkidul, Tak Perlu ke Kota Jogja
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memastikan kesiapannya untuk membiayai kegiatan retreat atau orientasi bagi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Gunungkidul di Magelang, Jawa Tengah. Rencananya kegiatan tersebut digelar mulai 21-28 Februari 2025.
Sesuai dengan Menteri Dalam Negeri No.200.5/628/SJ tentang Orientasi Kepemimpinan Bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Di dalam poin 5 bagian B dijelaskan bahwa biaya selama orientasi dibebankan ke daerah.
Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut mencapai Rp22 juta per orang. Nominal ini berasal dari kegiatan yang berlangsung selama delapan hari dengan operasional harian sebesar Rp2,75 juta per orangnya.
Selain biaya operasional, Pemkab juga diwajibkan menyediakan pakaian dinas lapangan Satpol PP sebanyak satu setel, Sepatu PDL, topi dengan logo masing-masing daerah. Selanjutnya, ada pakaian olahraga warna hitam, kaos putih lengan panjang dan sepatu olahraga.
Selama retreat, juga diminta menyediakan kemeja putih lengan panjang, celana panjang warna hitam, Sepatu pantofel. Baju batik juga diminta disediakan serta kebutuhan obat-obatan untuk keperluan pribadi.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebijakan yang mengharuskan pemkab membiayai kebutuhan retreat bupati dan wakil bupati terpilih. Kebijakan tersebut sudah diatur dalam surat edaran yang dikeluarkan Kemendagri. “Kami akan membiayainya karena kebijakan ini sesuai dengan edaran dari Kementerian,” kata Sri Suhartanta, Kamis (13/2/2025).
Disingung mengenai besaran biaya yang harus ditanggung, ia mengakui bahwa nominal disesuaikan dengan edaran yang ada. “Sudah ada aturannya dan besaran disesuaikan dengan imbauan dari Kemendagri,” katanya.
Bupati Gunungkidul terpilih, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan sudah mendapatkan jadwal untuk pelantikan maupun orientasi kepala daerah di Magelang. Rencananya, kegiatan berlangsung mulai 21-28 Februari 2025. “Prosesi dimulai 15-17 Februari karena semua kepala daerah terpilih sudah ada di Jakarta untuk registrasi dan menyerahkan hasil medical check up dari wilayah masing-masing,” katanya.
Endah mengungkapkan, pada 18-19 Februai dilakukan gladi kotor dan gladi bersih untuk kelancaran pelantikan kepala daerah terpilih di Istana Negara di 20 Februari 2025. “Setelah acara pelantikan selesai langsung terbang ke Magelang untuk mengikuti retreat yang berlangsung hingga 28 Februari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.