Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi LPG 3 Kg - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Gas LPG 3kg masih bisa didapatkan di Kota Jogja. Beberapa warga mengaku walau ada pembatasan, namun masih bisa membelinya. Pemkot Jogja pun memastikan masih amannya ketersediaan LPG 3kg.
Salah satu warga Suryodiningratan, April, mengatakan sampai saat ini ia masih bisa mendapatkan LPG 3 kg dari pengecer. “Enggak kesusahan Alhamdulillah. Biasanya beli di warung-warung. Tapi ya ga nyetok banyak mereka,” ujarnya, Sabtu (15/2/2025).
Sekali membeli, April biasa membeli dua tabung sekaligus. Saat ini, menurutnya ada warung yang masih memperbolehkan beli dua tabung sekaligus, ada yang tidak. “Tergantung warungnya. Kalau harganya masih sama, Rp22.000 sampai Rp24.000,” katanya.
BACA JUGA : Stok Langka, Harga Gas Melon di Gunungkidul Tembus Rp23.000 per Tabung
Warga Gedongkiwo, Nurrohmat, menuturkan untuk mendapatkan gas, keluarganya biasanya dikirimi langsung oleh penjualnya. Sampai saat ini ia masih mendapatkan kiriman gas, namun lebih terbatas. “Dikirimi tapi terbatas, tergantung stoknya,” ungkapnya.
Kabid Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Jogja, Sri Riswanti, mengatakan dari hasil pengawasan, distribusi pasokan gas LPG 3 kg di Kota Jogja datang sesuai jadwal dengan jumlah yang tetap. “Dari sisi pasokan tidak ada masalah. Misal satu titik pangkalan alokasi 100 tetap dapat 100,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini dimungkinkan adanya perilaku konsumen yang berubah karena khawatir tidak mendapatkan gas LPG 3 kg. Misalnya biasanya cukup punya satu tabung, sekaran jadi membeli lagi tabung gas LPG 3 kg karena takut tidak mendapatkan gas LPG 3 kg.
Hal itu ditemui di sebagian pangkalan sehingga disinyalir ada kekhawatiran konsumen daripada sulit mencari, maka distok lebih di rumah. “Jangan panic buying, karena akan mengganggu distribusi pasokan. Tidak perlu menyetok banyak karena dipastikan tersedia. Di pangkalan akan datang terus pasokan rutin,” katanya.
BACA JUGA : ORI Temukan Distribusi LPG 3 Kg Tidak Seimbang di Sejumlah Daerah Termasuk DIY
Riswanti menyatakan kuota alokasi gas LPG 3 kg tahun 2025 di Kota Jogja ada pengurangan dibandingkan tahun lalu. Itu karena serapan kuota gas LPG 3 kg tahun 2024 sekitar 98%. Pihaknya menegaskan penurunan kuota itu sebenarnya tidak masalah karena kuota yang diberikan tahun ini sesuai realisasi kebutuhan gas LPG 3 kg tahun lalu.
Alokasi kuota gas LPG 3 kg untuk Kota Jogja sekitar 22.000 metric ton. Sedangkan untuk kebutuhan gas LPG 3 kg di masyarakat cenderung fluktuatif. Dinas Perdagangan Kota Jogja akan terus memantau dan memastikan ketersediaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Penjualan mobil LCGC turun 11% pada Januari–September 2026, meski pasar otomotif nasional tumbuh. Daya beli dan bunga kredit menjadi sorotan.
Kemenkeu memastikan anggaran penanganan bencana melalui BNPB tidak dipangkas, dengan pagu Rp2,23 triliun dan Dana Siap Pakai Rp750 miliar.
PSIM Jogja kalah 0-1 dari Bhayangkara FC dan menelan lima kekalahan beruntun. Laskar Mataram kini berada di peringkat ke-17 dengan satu poin.
BMKG menggunakan teknik penyemaian dry ice dalam operasi modifikasi cuaca untuk mengurai kabut asap karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
Bareskrim menetapkan lima tersangka kasus blackout Batam dan Bintan pada Oktober 2026, terdiri dari empat petugas PLN Batam dan satu kontraktor.