Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi LPG 3 Kg - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Gas LPG 3kg masih bisa didapatkan di Kota Jogja. Beberapa warga mengaku walau ada pembatasan, namun masih bisa membelinya. Pemkot Jogja pun memastikan masih amannya ketersediaan LPG 3kg.
Salah satu warga Suryodiningratan, April, mengatakan sampai saat ini ia masih bisa mendapatkan LPG 3 kg dari pengecer. “Enggak kesusahan Alhamdulillah. Biasanya beli di warung-warung. Tapi ya ga nyetok banyak mereka,” ujarnya, Sabtu (15/2/2025).
Sekali membeli, April biasa membeli dua tabung sekaligus. Saat ini, menurutnya ada warung yang masih memperbolehkan beli dua tabung sekaligus, ada yang tidak. “Tergantung warungnya. Kalau harganya masih sama, Rp22.000 sampai Rp24.000,” katanya.
BACA JUGA : Stok Langka, Harga Gas Melon di Gunungkidul Tembus Rp23.000 per Tabung
Warga Gedongkiwo, Nurrohmat, menuturkan untuk mendapatkan gas, keluarganya biasanya dikirimi langsung oleh penjualnya. Sampai saat ini ia masih mendapatkan kiriman gas, namun lebih terbatas. “Dikirimi tapi terbatas, tergantung stoknya,” ungkapnya.
Kabid Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Jogja, Sri Riswanti, mengatakan dari hasil pengawasan, distribusi pasokan gas LPG 3 kg di Kota Jogja datang sesuai jadwal dengan jumlah yang tetap. “Dari sisi pasokan tidak ada masalah. Misal satu titik pangkalan alokasi 100 tetap dapat 100,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini dimungkinkan adanya perilaku konsumen yang berubah karena khawatir tidak mendapatkan gas LPG 3 kg. Misalnya biasanya cukup punya satu tabung, sekaran jadi membeli lagi tabung gas LPG 3 kg karena takut tidak mendapatkan gas LPG 3 kg.
Hal itu ditemui di sebagian pangkalan sehingga disinyalir ada kekhawatiran konsumen daripada sulit mencari, maka distok lebih di rumah. “Jangan panic buying, karena akan mengganggu distribusi pasokan. Tidak perlu menyetok banyak karena dipastikan tersedia. Di pangkalan akan datang terus pasokan rutin,” katanya.
BACA JUGA : ORI Temukan Distribusi LPG 3 Kg Tidak Seimbang di Sejumlah Daerah Termasuk DIY
Riswanti menyatakan kuota alokasi gas LPG 3 kg tahun 2025 di Kota Jogja ada pengurangan dibandingkan tahun lalu. Itu karena serapan kuota gas LPG 3 kg tahun 2024 sekitar 98%. Pihaknya menegaskan penurunan kuota itu sebenarnya tidak masalah karena kuota yang diberikan tahun ini sesuai realisasi kebutuhan gas LPG 3 kg tahun lalu.
Alokasi kuota gas LPG 3 kg untuk Kota Jogja sekitar 22.000 metric ton. Sedangkan untuk kebutuhan gas LPG 3 kg di masyarakat cenderung fluktuatif. Dinas Perdagangan Kota Jogja akan terus memantau dan memastikan ketersediaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.