Rehabilitasi Puskesmas Pembantu di Bantul Tidak Terimbas Efisiensi Anggaran

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Selasa, 25 Februari 2025 10:17 WIB
Rehabilitasi Puskesmas Pembantu di Bantul Tidak Terimbas Efisiensi Anggaran

Puskesmas Pembantu - ist/bantulkab.go.id

Harianjogja.com, BANTUL—Rencana Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul merehabilitasi puskesmas pembantu (pustu) tidak terganggu efisiensi anggaran daerah meski dari beberapa yang diajukan, cuma ada satu rehabilitasi pustu yang bisa dilakukan.

Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara menyampaikan sebelumnya ada tujuh pustu yang diajukan untuk rehabilitasi oleh Pemerintah Pusat. Namun, tahun ini hanya ada satu pustu yang mendapat alokasi anggaran untuk rehabilitasi.

“Pustu di Imogiri yang direhabilitasi,” ujarnya, Senin (24/2). Untuk satu pustu tersebut mendapat alokasi anggaran sekitar Rp500 juta melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Alokasi anggaran tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi perbaikan atap dan dinding yang rusak.

BACA JUGA: Awal Ramadan Berpeluang Bersamaan pada 1 Maret, Kemenag DIY: Potensi Sama Besar

Agus mengaku sebenarnya masih ada puluhan pustu yang perlu penanganan lantaran beberapa mengalami kerusakan di bagian atapnya. Kerusakan makin parah lantaran tidak ada petugas kesehatan yang berjaga untuk merawat pustu.

"Dulu setelah Covid 19, ada beberapa Pustu yang untuk sementara sumber daya manusia [SDM] ditarik ke puskesmas induk, akhirnya Pustu tidak terawat. Beberapa [Pustu] rusak, akhirnya butuh upaya perbaikan agar bisa difungsikan lagi," katanya.

Dinkes berencana memfungsikan pustu yang ada untuk mendukung program integrasi layanan primer (ILP). Pelayanan tersebut akan diselenggarakan dengan menggandeng pustu-pustu yang ada.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online