Hanya Khusus Penumpang, Stasiun Lempuyangan Jogja Tak Layani Angkutan Barang di 2028
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Museum Jenderal Besar HM Soeharto./ Dispar DIY
Harianjogja.com, BANTUL--Museum Jenderal Besar HM Soeharto menyelenggarakan sarasehan dalam rangka memperingati Serangan Umum 1 Maret. Dalam peringatan tersebut, Museum Jenderal Besar HM Soeharto mendorong agar museum menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda.
Kepala Museum HM Soeharto, Gatot Nugroho menyampaikan Serangan Umum 1 Maret merupakan momen bersejarah bagi DIY. Dia mengaku dalam momen tersebut tokoh asal DIY, yaitu Soeharto, Jenderal Sudirman dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX memiliki peran penting dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia. Untuk mengingat jasa para pahlawan tersebut, pihaknya menggelar sarasehan.
Dia menilai nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme yang ada dalam tokoh-tokoh tersebut dapat menjadi teladan bagi generasi muda masa kini.
"Saat itu Soeharto memimpin penyerangan ke markas-markas Belanda yang ada di Jogja di usianya yang masih 28 tahun. Di usianya yang masih muda, dia bisa memimpin pasukan Serangan Umum 1 Maret, sehingga terjadi perlawanan secara besar-besaran," katanya di Museum Jenderal Besar HM Soeharto pada Kamis, (27/2/2025).
Dia menuturkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan perlu ditanamkan kepada generasi muda masa kini.
"Saat ini generasi muda perlu edukasi tentang sejarah agar tumbuh cinta tanah air dan enggak krisis terhadap karakter Pancasila," imbuhnya.
BACA JUGA: Jelang Ramadan, Pemkab Bantul Pastikan Harga Bahan Pangan di Pasar Tradisional Stabil
Dia menuturkan setiap bulan ada ribuan pengunjung yang berkunjung ke Museum Jenderal Besar HM Soeharto. Pihaknya pun menargetkan setiap bulan kunjungan kesana mencapai 10.000 orang.
"Kita menargetkan 90% [pengunjung] diantaranya dari wajib kunjung museum," katanya.
Dia mengaku melalui program wajib kunjung museum, pelajar dapat memahami sejarah bangsa.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul, Yanatun mendorong agar masyarakat terutama generasi muda mengunjungi museum-museum yang ada di Bantul. Menurutnya, kunjungan ke museum-museum tersebut dapat meningkatkan pahaman generasi muda mengenai sejarah yang ada.
Dia mengaku saat ini ada pula program wajib kunjung museum yang memfasilitasi beberapa sekolah untuk melakukan kunjungan ke museum-museum yang ada. Hal itu menurutnya dapat mendorong peningkatan kunjungan ke museum pula.
"Dengan wajib kunjung museum, anak-anak dan remaja bisa berkunjung ke museum dan meneladan nilai-nilai perjuangan yang ada," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.
YouTube menambah fitur AI untuk kreator, mulai dari mencari ide, mengedit video, membuat thumbnail, hingga menguji tiga versi konten.
Thailand menang 4-0 atas Pakistan di FIFA ASEAN Cup 2026. Duel melawan Vietnam pada 29 September menjadi laga penting Grup B.
The Thao 247 menyoroti starting XI Timnas Indonesia yang seluruhnya lahir di luar Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0.