Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Kepolisian Sektor Kretek dibantu Polres Bantul menangkap enam orang yang diduga terlibat tawuran di Jalan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Bantul, Minggu (2/3/2025), tepatnya di dekat SPBU Kretek.
Keributan dua kelompok ini ramai di media sosial. Dari video yang dibagikan di @merapi_uncover tampak dua kelompok yang mengendarai sepeda motor saling serang, sekitar pukul 06.30 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul mengatakan kejadian tersebut bermula saat adanya kelompok yang ada di SPBU Kretek tepatnya di depan Warung Sate Lek Dah berhenti dan saling serang lempar batu antar kelompok.
Peristiwa itu, kata Jeffry berawal ketika korban, JHW, 21, bersama teman-temannya bertemu dengan kelompok pemuda yang berjumlah sekitar 20 motor di Jalan Siluk-Kretek. Korban merasa curiga kelompok tersebut merupakan rombongan klitih.
"Korban dan teman-temannya mencoba menghadang mereka di depan Warung Sate Lek Dah," katanya. Dari kejadian tersebut polisi mengamankan sebanyak empat orang dari kedua kelompok.
Mereka yang diamankan adalah masing-masing berinisial HM, 17, pelajar SMAN; FAS, 15, pelajar SMP swasta di Jogja; kemudian ADP, 16, pelajar SMP swasta di Jogja. Mereka diamankan di simpang empat Palbapang.
BACA JUGA: Ribut-Ribut di Jalan Samas, Polisi Beri Tembakan Peringatan
Tiga orang lainnya yang diamankan di Simpang Kweden Trirenggo bantul adalah MNH, 16, pelajar di Bantul; MRA, 18, pelajar SMK swasta di Jogja; dan BAK, 19, pelajar SMK swasta di Jogja.
Jeffry mengaku pihaknya masih mendalami kasus keributan dua kelompok remaja tersebut.
Sebelumnya keributan juga terjadi di Jalan Samas, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul. Aparat Polres Bantul pun mengaku sempat mengeluarkan tembakan agar masa membubarkan diri.
"Anggota kami sempat memberi tembakan peringatan untuk membubarkan diri dan mengamankan satu anak," kata Kasie Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Minggu (2/3/2025).
Jeffry mengaku, keributan tersebut bermula saat ada rombongan yang mengendarai sekitar 50 motor turun melempari rumah di Panggang, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul. Hal tersebut kemudian yang menyulut keributan di sana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan